Pesepak bola Timnas Indonesia Ole Romeny dalam pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025). (Foto: Getty images)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny mengaku menyimpan kekhawatiran sendiri jelang penampilan skuad Garuda di kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran keempat.
Bukan soal kesiapan tim ataupun kekuatan lawan yang akan dihadapi, melainkan hal-hal lain yang cenderung berada di luar pertandingan sepak bola itu sendiri.
Yap, kekhawatiran itu diungkap Romeny dalam dalam siniar bersama Neal Petersen di kanal YouTube The Haye Way, yang tayang Minggu (5/10/2025).
Mulanya, Romeny memberikan pandangan normatifnya perihal dua laga yang akan dihadapi Garuda melawan tuan rumah Arab Saudi dan Irak di ronde empat.
“Sepak bola itu tetap 11 lawan 11, rumputnya tetap hijau ya, segalanya bisa terjadi. Ya, maksudnya, kami harus benar-benar fokus pada permainan kami sendiri dan melakukan hal kami sendiri,” ucap pemain berusia 25 tahun itu.
Romeny menegaskan timnya saat ini punya kualitas dan kesempatan untuk meraih tiket menuju putaran final Piala Dunia 2026.
Namun, di balik keyakinan itu, ada sedikit keraguan yang seolah mengganjal hatinya. Sebab, dua laga akan digelar di Arab Saudi, sebagai tuan rumah. Bukan tidak mungkin, faktor di luar sepak bola bisa memengaruhi jalannya pertandingan.
“Hal lainnya adalah, ya tentu saja, pertandingan digelar di Arab Saudi. Mungkin hal-hal di luar sepak bola bisa memengaruhi jalannya laga,” kata dia.
Walau demikian, pemain Oxford United itu menegaskan, sepatutnya Timnas Indonesia tidak perlu terlalu fokus terhadap hal semacam itu. Sebaliknya, skuad Garuda kata Romeny wajib memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Sebab, itulah satu-satunya cara untuk bisa tampil maksimal dan meraih hasil terbaik di Jeddah.
“Tapi kami tidak boleh memikirkannya karena itu tidak akan membantu kami. Jadi, kami harus masuk ke pertandingan itu dengan kepercayaan diri 100 persen. Itu satu-satunya hal yang kami butuhkan dan tak ada lagi yang bisa kami lakukan selain itu,” tegasnya.














