Francesco Totti, mantan kapten Roma, bereaksi sebelum kick-off pertandingan Serie A TIM antara Genoa CFC dan AS Roma di Stadio Luigi Ferraris pada 28 September 2023 di Genoa, Italia. (Foto: Simone Arveda/Getty Images)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Legenda AS Roma, Francesco Totti, angkat bicara menjelang laga panas Derby della Capitale antara Lazio dan Giallorossi yang akan digelar pada Minggu (21/9/2025) WIB. Totti menggambarkan laga ini sebagai “derbi yang tidak seperti yang lain” dan hanya bisa dipahami sepenuhnya oleh warga kota Roma.
Pertandingan ini memiliki arti penting bagi kedua tim. Lazio berupaya bangkit dari awal musim yang goyah, sementara Roma mencari kemenangan derbi pertama mereka di bawah asuhan pelatih baru, Gian Piero Gasperini.
Berbicara kepada surat kabar Corriere dello Sport, Totti menjelaskan atmosfer unik yang menyelimuti pertandingan ini.
“Ini adalah pertandingan yang secara alami sulit untuk dimainkan, namun secara alami indah. Di atas segalanya, kota Roma mengalaminya secara berbeda dari apa pun,” kata Totti.
“Setiap derbi itu berbeda,” lanjutnya.
“Menang, kalah, atau imbang, itu selalu signifikan. Wajar jika kemenangan adalah yang paling diingat, tetapi menjadi bagian dari pertandingan itu sendiri adalah perasaan yang tak terlupakan. Hanya mereka yang orang Roma yang memahami pentingnya dan nilai pertandingan ini,” sambungnya.
Mengenai performa Roma yang baru saja menelan kekalahan mengejutkan 1-0 di kandang dari Torino pekan lalu, Totti memberikan analisisnya.
“Saya pikir mereka kekurangan mentalitas, determinasi, dan hasrat untuk menang. Mungkin mereka sedikit meremehkan pertandingan itu setelah meraih dua kemenangan beruntun sebelumnya,” ujarnya.
Saat diminta untuk menunjuk pemain kunci dari kedua kubu, Totti menolak menyebut nama individu dari sisi Roma.
Menurutnya, kekuatan Giallorossi harus datang dari kolektivitas.
“Saya pikir (kuncinya adalah) grup, karena individu tidak bisa berbuat banyak sendirian. Itu adalah satu-satunya cara untuk membalik halaman, tetap bersatu, dan mencoba memainkan permainan yang hebat dengan determinasi tinggi,” jelasnya.
Namun, untuk Lazio, Totti secara spesifik menunjuk pemain sayap Italia, Mattia Zaccagni, sebagai sumber ancaman utama. Meski begitu, ia percaya pelatih baru Roma sudah memiliki strategi untuk meredamnya.
“Saya pikir dengan formasi yang diterapkan Gasperini, dia akan menciptakan ‘kurungan’ yang bagus untuknya,” kata Totti, mengisyaratkan keyakinannya pada taktik sang pelatih.
Terakhir, Totti menatap target Roma untuk musim ini.
“Saya harap Roma bisa finis di empat besar. Itu adalah tujuan utama semua orang, terutama para penggemar. Mereka harus kembali ke level teratas karena Roma pantas mendapatkan kompetisi seperti Liga Champions,” pungkasnya.














