Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa (tengah) didampingi Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara (kiri) dan Thomas AM Djiwandono (kanan) di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (8/9/2025). (Foto: ANTARA/Dhemas Reviyanto/nym).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis terhadap arah perekonomian nasional. Hal ini disampaikan Purbaya menyikapi setahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dia menilai kebijakan fiskal mulai memberikan dampak penuh pada triwulan IV 2025, sekaligus membuka peluang bagi langkah lanjutan untuk memperkuat daya beli masyarakat.
“Sekarang kami mulai inject ke sistem uangnya September. Oktober, November, Desember itu triwulan IV full ya itu ada dampak dari kebijakan tadi,” ujar Purbaya, di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (14/10/2025).
Adapun, Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 dibawah 5 persen. Namun, Purbaya optimis pertumbuhan ekonomi bisa diatas level tersebut.
“Hitungan kita triwulan IV akan lebih cepat dibanding sebelumnya. Hitungan dia (Bank Dunia) adalah 5,5 persen tanpa stimulus tambahan, tetapi kalau ada stimulus bisa 5,67 persen atau lebih sedikit pada triwulan IV,” jelas dia.
Dia yakin arah pertumbuhan ekonomi kedepan akan lebih baik. Dia juga mengatakan, pemerintah akan terus menjaga momentum pertumbuhan tersebut.
“Harusnya arah ekonomi akan lebih bagus dan kalau itu terjadi momentum pertumbuhan ini akan kita jaga terus tahun depan, tahun depannya lagi,” tuturnya.
Sebagai informasi, pada 20 Oktober 2025 nanti pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka akan genap satu tahun. Selama periode tersebut ada sejumlah kebijakan yang sudah dijalankan seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), hingga pembentukan Koperasi Desa (kopdes) Merah Putih di setiap daerah.














