Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Desa Dapenda, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Selasa (3/3/2026).(Foto: Dok KKP).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kerja cepat dalam merealisasikan program prioritas Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Hingga akhir April 2026, sebanyak 65 lokasi KNMP tahap I, sudah rampung dibangun, dan siap masuk tahap operasional.
Ketua Tim Koordinasi Pelaksanaan Pembangunan KNMP tahap I dan II, Trian Yunanda mengatakan, seluruh konstruksi tahap pertama telah selesai sesuai progres yang ditargetkan.
“Kami melaporkan bahwa pekerjaan konstruksi KNMP Tahap 1 pada 65 lokasi telah selesai sepenuhnya 100 persen hingga akhir April 2026,” ujar Trian Yunanda dalam siaran resmi di Jakarta, Minggu (3/5/2026).
Program yang menjadi salah satu andalan pemerintah, melalui Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono itu, kini diperkuat dengan pembentukan satuan tugas khusus guna memastikan fasilitas yang telah dibangun dapat segera dimanfaatkan masyarakat nelayan.
Itu tertuang dalam Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 20 Tahun 2026 tentang Satgas Operasionalisasi KNMP. Regulasi ini diterbitkan untuk memastikan pengelolaan kawasan berjalan lebih sistematis dan sesuai target program.
Program KNMP sendiri dirancang untuk mendukung sejumlah agenda besar pemerintah, mulai dari swasembada pangan nasional, penguatan ekonomi biru, penciptaan lapangan kerja, pemerataan ekonomi, hingga pengentasan kemiskinan di wilayah pesisir.
“Kami pastikan seluruh fasilitas dapat segera berfungsi secara optimal. Selanjutnya Satgas akan memastikan kesiapan operasionalisasi KNMP dapat berjalan efektif,” ungkap Trian.
Meski demikian, KKP mengakui terdapat keterlambatan penyelesaian di beberapa lokasi. Menurut Trian, hal itu dipengaruhi berbagai tantangan di lapangan, mulai dari lokasi proyek yang berada di kawasan pesisir terpencil, persoalan klaim lahan, hingga cuaca ekstrem yang masih berlangsung hingga awal 2026.
“Kami memohon maaf atas keterlambatan penyelesaian, dan akan melakukan pemantauan ketat terhadap pelaksanaan penyelesaian KNMP Tahap 2 di 35 lokasi lainnya,” ujar Trian.
Sebelumnya, Menteri Trenggono menegaskan pembangunan KNMP tak boleh hanya mengejar kuantitas, tetapi juga kualitas agar benar-benar berdampak pada produktivitas masyarakat nelayan.
Di setiap lokasi KNMP, pemerintah menyiapkan sejumlah fasilitas penunjang seperti pabrik es, gudang beku, sentra kuliner, bengkel kapal, hingga kios perbekalan nelayan guna memperkuat rantai bisnis perikanan dari hulu ke hilir.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.














