Kebutuhan Sudah Dihitung, Pertamina Jamin BBM dan LPG Aman Selama Libur Nataru 2026

Kebutuhan Sudah Dihitung, Pertamina Jamin BBM dan LPG Aman Selama Libur Nataru 2026

Iwan Medium.jpeg

Minggu, 21 Desember 2025 – 08:09 WIB

Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita (kanan) menyapa anak-anak penyintas banjir bandang di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. (Foto: ANTARA/Muhammad Zulfikar).

Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita (kanan) menyapa anak-anak penyintas banjir bandang di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. (Foto: ANTARA/Muhammad Zulfikar).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Bagi masyarakat yang merencanakan bepergian dengan kendaraan saat libur Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026, tak perlu khawatir bahan bakar minyak (BBM) bakal langka, atau kesulitan. Asal duit ada, bisa beli BBM sebanyak-banyaknya.

Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita mengatakan, pasokan BBM serta elpiji dan sejenisnya, mencukupi selama libur Nataru 2026. Meski, Pertamina saat ini, masih fokus untuk memenuhi kebutuhan BBM dan elpiji di daerah terdampak bencana Sumatera. “Untuk Nataru, kondisinya dalam stok yang aman,” kata Arya di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (20/12/2025).

Arya menjelaskan pasokan BBM, epiji dan jenis lainnya sudah melewati kajian, perhitungan dan strategi perusahaan termasuk apabila terjadi bencana alam seperti yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera, saat ini. “Kami sudah memperhitungkan pasokan energi sehingga masyarakat tidak perlu panic buying dan kami imbau membeli sesuai kebutuhan saja,” kata dia.

Jaminan pasokan dan kebutuhan energi tersebut meliputi semua daerah di Tanah Air termasuk di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Meskipun demikian, proses distribusi di tiga daerah yang terdampak bencana belum semasif daerah lain karena masih terkendala akses.

Menurut dia, penyediaan dan distribusi BBM selama periode libur Nataru sudah menjadi kerja bersama lintas instansi. Agenda tahunan ini juga melibatkan berbagai pihak seperti TNI dan Polri hingga kementerian dan lembaga terkait.

Arya menyambut baik respons pemerintah daerah yang langsung melaporkan kejadian lonjakan harga elpiji di tengah situasi bencana yang terjadi. Pertamina merespons cepat dengan melakukan operasi pasar di beberapa titik, terutama di wilayah Sumatra yang sedang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor. “Langkah ini diharapkan menjadi solusi konkret untuk mencegah adanya oknum yang sengaja memanfaatkan situasi demi keuntungan pribadi,” ujar Arya.

Visited 3 times, 1 visit(s) today