Vokalis band Kotak, Tantri Syalindri menyampaikan terima kasih terhadap sejumlah pihak yang sudah memberikan perhatian hingga bantuan luar biasa setelah dirinya membongkar kasus dugaan penipuan senilai Rp10 miliar.
Melalui unggahan terbaru di Instagram pribadinya @tantrisyalinrri, sang penyanyi menganggap musibah yang datang dari temannya sendiri ini sebagai bentuk ujian kasih sayang dari Sang Pencipta.
Pernyataan tersebut ia bagikan untuk merespons gelombang dukungan yang terus mengalir dari kerabat, sahabat, hingga masyarakat luas sejak kasus ini mencuat ke publik.
“Allah sedang menunjukkan rasa cintanya. Untuk semua teman yang mendoakan dan mengirimkan perhatian luar biasa, terima kasih banyak. Mohon maaf belum bisa balas satu-satu,” tulis Tantri Kotak.
Pelantun lagu ‘Beraksi’ ini juga secara khusus mengapresiasi media yang ikut mengawal kasusnya. Pemberitaan yang masif dinilai sangat membantu dalam menyebarluaskan identitas orang yang membawa kabur uang tabungan para korban.
Meski demikian, Tantri mengaku belum bisa memberikan keterangan secara langsung di hadapan kamera karena masih dalam kondisi syok dan terpukul.
Ibu dua anak ini meminta ruang dan waktu untuk menenangkan pikiran bersama keluarga tercinta sebelum mengambil langkah hukum berikutnya.
“Untuk media terima kasih banyak sudah mengutip story saya dan membantu menyebarkan foto orang yang diduga pelaku penipuan, saya membutuhkan waktu sejenak untuk meregulasi emosi dan memberikan statement yang jelas. Doakan saya dan keluarga ya,” kata Tantri.
Tantri sendiri memang sudah menyebarkan foto terduga pelaku yang juga teman dia sendiri. Foto-foto terduga pelaku penipuan diunggah langsung oleh sang vokalis Kotak di laman akun Instagram pribadinya.
Sebagai informasi, korban dalam kasus penipuan ini diduga tak hanya Tantri seorang. Jika diakumulasikan secara keseluruhan, total kerugian finansial yang diderita Tantri dan para korban lainnya mencapai angka yang sangat fantastis hingga miliaran rupiah.
Pihak keluarga dari terduga pelaku pun menurut Tantri dilaporkan lepas tangan dan enggan ikut campur dalam persoalan ini.
“Please socmed do your magic, yang ketipu bukan hanya aku, melainkan banyak orang yang ditotal-total hampir Rp10 M. Clueless karena pihak keluarga enggak mau tahu dan menyerahkan ke korban terserah mau diapakan,” jelas pelantun Beraksi itu.
Hingga saat ini, Tantri dan barisan korban lainnya diketahui belum membuat laporan resmi ke pihak kepolisian.
Langkah hukum tersebut sengaja ditunda demi memberi kesempatan terakhir, karena mereka masih menaruh harapan besar agar uang yang digelapkan pelaku bisa segera dikembalikan secara kekeluargaan.
Tantri menegaskan pintu komunikasi masih terbuka lebar bagi pelaku untuk duduk bersama sebelum kasus ini bergulir ke meja hijau.













