Kevin De Bruyne Beberkan Alasan Memilih Napoli Ketimbang MLS dan Saudi

Kevin De Bruyne Beberkan Alasan Memilih Napoli Ketimbang MLS dan Saudi


Kevin De Bruyne membeberkan alasan di balik keputusannya bergabung dengan Napoli usai kontraknya di Manchester City berakhir musim panas ini. Dalam wawancara dengan DAZN (dikutip CalcioNapoli), gelandang Belgia itu menyebut pilihan ke Napoli terasa “instingtif” dan menjadi opsi terbaik bagi dirinya serta keluarga.

De Bruyne mengaku baru memutuskan masa depannya “beberapa hari sebelum menandatangani” kontrak. Di tengah minat dari MLS hingga Saudi Pro League, ia justru jatuh hati pada proyek Napoli yang kini ditangani Antonio Conte. 

“Saya merasa harus datang ke sini. Dulu saya tak membayangkan main di Italia karena sangat nyaman di Inggris. Lalu muncul banyak opsi dari berbagai belahan dunia. Setelah berdiskusi dengan istri, anak, dan keluarga, ini pilihan terbaik dalam segala hal,” ujarnya.

Soal bekerja di bawah Conte, De Bruyne menyebut sang pelatih “sangat langsung” dan “menuntut banyak” dari pemain—gaya kepelatihan yang berbeda dari pengalamannya sebelumnya. “Dia melatih dengan filosofi berbeda. Saya melihat taktik pelatih sedang dipadukan dengan karakter tim,” kata eks Wolfsburg dan Chelsea itu. 

“Di usia saya sekarang, Anda tahu bisa mengambilnya sedikit lebih santai—tak perlu mempelajari semuanya dalam hitungan hari. Saya merasa nyetel dengan rekan setim; tak ada yang perlu diburu-buru.”

Musim ini Napoli kembali ke Liga Champions setelah absen dari kompetisi Eropa musim lalu. De Bruyne menilai tantangan ganda—Serie A dan UCL—menuntut manajemen beban yang cermat. 

“Semua klub besar menargetkan melaju di Eropa sekaligus kompetitif di liga. Musim lalu Napoli tak bermain di Eropa, tahun ini kami bermain. Kami harus menemukan keseimbangan untuk mengelola keduanya. Klub sedang membangun skuad yang bagus; ada dua pemain untuk tiap posisi agar intensitas terjaga sepanjang musim.”

Dengan kreativitas, visi umpan, dan pengalamannya di puncak Eropa, De Bruyne diharapkan menjadi pengungkit fase final-third Napoli sekaligus penyetel ritme di lini tengah Conte. Jika klik, Partenopei punya motor baru untuk merapatkan ambisi domestik dan benua.

Visited 1 times, 1 visit(s) today