Menolak Rendah Hati, Ronaldo: Messi Lebih Baik? Saya tak Setuju!

Menolak Rendah Hati, Ronaldo: Messi Lebih Baik? Saya tak Setuju!

Ibnu Medium.jpeg

Rabu, 5 November 2025 – 19:00 WIB

Ekspresi Cristiano Ronaldo setelah menambah golnya di Timnas Portugal. (Foto: Instagram @cristiano)

Ekspresi Cristiano Ronaldo setelah menambah golnya di Timnas Portugal. (Foto: Instagram @cristiano)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Megabintang Portugal, Cristiano Ronaldo, menegaskan bahwa warisannya di dunia sepak bola tak akan ditentukan oleh keberhasilan menjuarai Piala Dunia FIFA. Dalam wawancara eksklusif bersama Piers Morgan yang akan dirilis Kamis (6/11), Ronaldo mengaku tak menjadikan trofi dunia sebagai “mimpi hidupnya”.

“Kalau kamu tanya saya, Cristiano, apakah mimpi saya memenangkan Piala Dunia? Tidak, itu bukan mimpi,” ujar Ronaldo dalam cuplikan wawancara yang dirilis ESPN.

Kapten Al Nassr dan timnas Portugal itu menilai tidak adil jika satu turnamen berdurasi enam atau tujuh laga dijadikan ukuran untuk menentukan siapa pemain terbaik sepanjang masa.
“Menentukan apa? Kalau untuk mendefinisikan siapa yang terbaik sepanjang sejarah, hanya karena menang satu turnamen… apakah itu adil?” tegasnya.

Ronaldo, kini berusia 40 tahun, telah mengoleksi 952 gol sepanjang karier dan menjadi pencetak gol terbanyak di level internasional pria dengan 143 gol. Meski belum pernah menjuarai Piala Dunia, ia telah mempersembahkan Piala Eropa 2016 dan UEFA Nations League 2019 untuk Portugal—dua pencapaian besar dalam sejarah sepak bola negaranya.

Sepanjang kariernya, Ronaldo telah meraih lima trofi Liga Champions (empat di antaranya bersama Real Madrid) dan lima Ballon d’Or, menjadikannya salah satu ikon terbesar dalam sejarah olahraga ini.

Pernyataan Ronaldo kembali memanaskan perdebatan klasik dengan Lionel Messi, yang berhasil meraih Piala Dunia 2022 dan mengoleksi delapan Ballon d’Or. Namun, Ronaldo tegas menyatakan pendiriannya.
“Apakah Messi lebih baik dari saya? Saya tidak setuju. Saya tidak ingin berpura-pura rendah hati,” ujarnya tanpa ragu.

Ronaldo juga mengungkapkan duka mendalam atas meninggalnya rekannya di tim nasional, Diogo Jota, yang tewas dalam kecelakaan di Spanyol pada Juli lalu.
“Saya tidak percaya ketika menerima kabar itu. Saya menangis lama. Itu momen yang sangat sulit bagi semua orang—keluarga, teman, dan rekan setim. Sangat menyedihkan,” tutur Ronaldo.

Jika Portugal lolos ke Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, Ronaldo diprediksi masih akan mengenakan ban kapten, menandai penampilan historisnya di ajang besar terakhir kariernya.

Topik
Komentar

Visited 1 times, 1 visit(s) today