Mensos Siapkan Skema Hilirisasi Lulusan Sekolah Rakyat: Bisa Kuliah di PTN atau Langsung Kerja

Mensos Siapkan Skema Hilirisasi Lulusan Sekolah Rakyat: Bisa Kuliah di PTN atau Langsung Kerja

Ibnu Medium.jpeg

Selasa, 4 November 2025 – 19:35 WIB

Rapat Tingkat Menteri (RTM) yang dipimpin Menko Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, di Jakarta, Selasa (4/11/2025). (Foto: Kemensos)

Rapat Tingkat Menteri (RTM) yang dipimpin Menko Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, di Jakarta, Selasa (4/11/2025). (Foto: Kemensos)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyatakan sedang fokus menyiapkan skema lanjutan atau “hilirisasi” bagi para alumnus Sekolah Rakyat. Tujuannya adalah memastikan para lulusan dapat langsung bekerja atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Sekarang yang kita sedang proses ini adalah hilirisasi. Jadi kita tidak boleh membiarkan mereka yang lulus dari Sekolah Rakyat nanti akhirnya jadi pengangguran,” kata Gus Ipul.

Pernyataan ini disampaikannya dalam Rapat Tingkat Menteri (RTM) yang dipimpin Menko Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, di Jakarta, Selasa (4/11/2025).

Gus Ipul menjelaskan, berdasarkan perintah Presiden Prabowo Subianto, ada dua jalur utama yang disiapkan untuk lulusan Sekolah Rakyat Menengah Atas (SMA).

Pertama, bagi lulusan yang ingin melanjutkan kuliah, pemerintah akan memfasilitasi kerja sama dengan perguruan tinggi.

“Kemarin saya sudah berbicara dengan Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian P2MI sama Kemendikti Saintek sudah ketemu. Insya Allah, perguruan tinggi negeri milik pemerintah semuanya akan menampung anak-anak lulusan SMA dari Sekolah Rakyat yang memang ingin kuliah,” jelasnya.

Kedua, bagi lulusan yang ingin langsung bekerja, pemerintah akan berkolaborasi dengan pihak terkait seperti Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) untuk menyalurkan mereka.

Sementara itu, untuk alumnus Sekolah Rakyat jenjang SMP yang memiliki kemampuan akademik memadai, akan diarahkan untuk melanjutkan pendidikan ke Sekolah Garuda.

Gus Ipul mengungkapkan, hingga kini Sekolah Rakyat telah beroperasi di 166 titik di seluruh Indonesia dengan jumlah siswa hampir mencapai 16 ribu orang. Pemerintah menargetkan akan ada 500 titik Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia.

Lebih lanjut, Mensos menegaskan bahwa program ini tidak hanya menyasar para siswa. Orang tua siswa juga menjadi prioritas program pemberdayaan dan akan didorong menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih.

“Ini adalah bagian dari pengentasan kemiskinan. Nanti anaknya lulus, keluarganya juga lulus. Kita harapkan keluarga, orang tua dari siswa Sekolah Rakyat menjadi prioritas dari program pemberdayaan,” pungkasnya.

Topik
Komentar

Visited 2 times, 1 visit(s) today