Meski Sudah Dipindah, Duel Persita vs Semen Padang Tetap Ditunda

Meski Sudah Dipindah, Duel Persita vs Semen Padang Tetap Ditunda


Laga pekan keempat Super League 2025/2026 antara Persita Tangerang versus Semen Padang FC juga mengalami penundaan.

Duel yang harusnya digelar Minggu (31/8/2025) di Banten Internasional Stadium (BIS), Serang, Banten akhirnya ditunda, berdasarkan surat keputusan operator kompetisi, I.League pada Sabtu (30/8/2025).

I.League mengatakan, keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan beberapa aspek. Termasuk diantaranya, regulasi kompetisi Super League 2025/26 Pasal 23 ayat 6 tentang jadwal pertandingan.

Lalu, rekomendasi Polda Banten terkait pelaksanaan laga Persita vs Semen Padang FC. Kemudian permohonan resmi dari Persita Tangerang untuk penundaan pertandingan.

“Berdasarkan hasil kajian dan kondisi di lapangan yang dinilai tidak kondusif, I.League secara resmi menunda pertandingan tersebut hingga pemberitahuan lebih lanjut,” tulis keterangan resmi I.League.

Pada Jumat (29/8/2025) lalu, laga antara Persita versus Semen Padang sempat diinformasikan mengalami perubahan tempat. Awalnya, laga akan digelar di Stadion Indomilk Arena, Tangerang.

Lalu, lantaran situasi yang kurang kondusif di kawasan Jabodetabek akibat demo solidaritas ojol yang menuntut keadilan atas tewasnya Affan Kurniawan (21) akibat dilindas kendaraan Brimob Polri pada Kamis (28/8/2025) malam, laga pun dialihkan ke Banten International Stadium (BIS).

Namun, sampai saat ini belum diketahui secara pasti kapan duel antara Pendekat Cisadane dan Kabau Sirah akan digelar.

I.League pun mengimbau Persita selaku tim tuan rumah untuk segera berkoordinasi dan menindaklanjuti keputusan ini dengan seluruh pihak terkait sesuai ketentuan yang berlaku.

“I.League berkomitmen untuk selalu mengedepankan aspek keamanan, kenyamanan, dan kelancaran jalannya kompetisi. Jadwal terbaru pertandingan akan diumumkan setelah koordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait,” lanjut keterangan I.League.

Sebelumnya, dua laga pekan keempat lainnya yakni PSM Makassar vs Persebaya Surabaya dan Persib Bandung melawan Borneo FC juga mengalami penundaan buntut tidak kondusifnya situasi di daerah tempat dihelatnya laga.

Di Makassar misalnya, massa aksi yang melakukan unjuk rasa melakukan pembakaran terhadap Gedung DPRD Makassar. Imbasnya, dua orang dikabarkan tewas dalam insiden tersebut.

Korban tewas tersebut merupakan Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra) Kecamatan Ujung Tanah bernama Syaiful dan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bernama Budi. Jenazah korban saat ini sedang berada di RS Grestelina, Makassar.

“Iya betul (Kasi Kesra Syaiful meninggal dunia),” ujar Camat Ujung Tanah Amanda Syahwaldi seperti dikutip, Sabtu (30/8/2025).

Visited 5 times, 1 visit(s) today