Panas! Pelatih Afrika Selatan Sebut Timnas Ceko Tidak Suka Main Bola

Panas! Pelatih Afrika Selatan Sebut Timnas Ceko Tidak Suka Main Bola

Ibnu Medium.jpeg

Jumat, 19 Juni 2026 – 05:51 WIB

Laga Grup A Piala Dunia 2026 Afsel vs Ceko berakhir imbang 1-1. Pelatih Afsel Hugo Broos layangkan sindiran pedas, sebut Ceko tidak suka main sepak bola.

Laga Grup A Piala Dunia 2026 Afsel vs Ceko berakhir imbang 1-1. Pelatih Afsel Hugo Broos layangkan sindiran pedas, sebut Ceko tidak suka main sepak bola.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Ketegangan tidak hanya terjadi di atas lapangan saat Tim Nasional Afrika Selatan (Afsel) bermain imbang 1-1 melawan Ceko di laga penyisihan Grup A Piala Dunia 2026, Kamis (18/6) waktu setempat. Di ruang konferensi pers, tensi justru semakin memanas.

Pelatih kepala Afrika Selatan, Hugo Broos, secara terang-terangan melontarkan kritik tajam terhadap gaya bermain lawannya. Ia menuding bahwa Ceko bermain tanpa seni dan “tidak suka bermain sepak bola.”

Kritik Taktik Bola Panjang dan Fisik

Harapan kedua tim untuk lolos ke babak sistem gugur (knockout) masih terbuka lebar berkat raihan satu poin di Mercedes-Benz Stadium ini. Afrika Selatan sukses mencuri gol penyeimbang di menit-menit akhir melalui eksekusi penalti Teboho Mokoena.

Meski selamat dari kekalahan, Broos bersikeras bahwa timnya pantas mendapatkan hasil yang lebih baik. Ia merasa frustrasi dengan pendekatan taktik langsung (direct football) yang diterapkan oleh Ceko.

“Ceko adalah tim yang mengandalkan fisik dan mereka tidak suka bermain sepak bola atau permainan mengumpan,” kritik Broos secara terbuka kepada media.

“Permainan mereka sangat lurus (direct), dan mereka punya pemain untuk itu. Semua pemain mereka tinggi. Jadi itu berarti sangat sulit bagi kami untuk menghadapi bola-bola atas tersebut,” jelasnya.

Meski mengakui bahwa itu adalah bagian dari taktik, pelatih asal Belgia tersebut tak segan menyombongkan gaya main timnya. “Ini adalah pelatih yang memutuskannya, dan mungkin jika saya menjadi pelatih Ceko, saya akan melakukan hal yang sama. Tetapi saya pikir jika Anda menyukai sepak bola, Anda akan lebih menyukai permainan yang kami mainkan hari ini daripada permainan Ceko.”

Mendengar komentar pedas tersebut, pelatih Ceko, Miroslav Koubek, memilih untuk tidak terpancing ke dalam perang urat saraf. Dengan tenang ia menjawab, “Itu adalah pendapatnya. Dia boleh memiliki pendapat itu, tetapi pendapat saya berbeda.”

Sebut Mercedes-Benz Bukan Stadion Sepak Bola

Selain menyerang gaya main lawan, Hugo Broos juga melayangkan kritik keras terhadap venue pertandingan, yakni Mercedes-Benz Stadium di Atlanta. Stadion megah beratap tertutup (indoor) tersebut dinilai tidak memiliki roh atau atmosfer asli pertandingan sepak bola.

“Jika saya boleh jujur, ini bukan stadion sepak bola,” celetuk pelatih berusia 74 tahun itu.

“Ini stadion yang bagus, stadion yang fantastis. Semuanya ada, tetapi hanya rumputnya saja yang sepak bola. Sisanya tidak. Ini adalah stadion tertutup, jadi ya, saya lebih suka bermain di stadion terbuka. Saya tidak benar-benar merasakan atmosfer (sepak bola) di stadion seperti ini. Kalau Anda membandingkannya dengan Azteca (Meksiko), misalnya, barulah itu stadion sepak bola.”

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 2 times, 2 visit(s) today