Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert di Stadion Madya, komplek GBK, Senayan, Sabtu (22/3/2025). (Foto: Inilah.com/Nondo Adi)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, tak mampu menyembunyikan rasa kecewanya usai gagal meraih hasil maksimal di laga perdana putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia kontra Arab Saudi.
Indonesia takluk 2-3 dalam laga yang berlangsung ketat di Stadion King Abdullah Sports City, Kamis (8/10/2025), dini hari WIB.
Rasa frustrasi Kluivert pun semakin terasa saat ia sadar betapa sulitnya mengatasi aspek-aspek permainan yang tidak bisa dilatih hanya dalam waktu singkat. Saking frustasinya, pelatih 49 tahun itu sampai-sampai ingin memukul wajah sendiri.
“Pertanyaannya sangat sulit. Kami tidak bisa melatihnya. Itu adalah fakta. Kadang-kadang saya memukul diri sendiri di wajah. Sangat disayangkan bahwa kami tidak bisa melatih ini dengan benar,” ujarnya dengan nada kecewa.
Kluivert mengakui timnya sudah berjuang keras sepanjang pertandingan. Namun, kesalahan kecil di lini pertahanan harus dibayar mahal hingga berujung kekalahan.
“Tetapi sekali lagi, saya sangat bangga dan senang dengan kinerja tim saya. Setelah skor 3-1, itu sulit karena kami juga bermain melawan tim yang bagus,” ujar Kluivert usai laga.
Kluivert mengakui, Arab Saudi malam itu memang memiliki kualitas permainan yang lebih baik. Meskipun, Jay Idzes dan kolega juga menunjukkan semangat luar biasa, namun hal itu tentu belum cukup.
“Kami tidak lupa bahwa Arab Saudi memiliki tim yang bagus. Anda melihat para pemain yang mereka miliki. Mereka sangat terampil, sulit untuk dijaga, tetapi tetap saja, kami perlu meningkatkan diri. Itu adalah fakta,” ucapnya.
Meski kecewa, Kluivert tetap memuji semangat juang anak asuhnya yang terus berusaha mengejar ketertinggalan. Setelah sempat ketinggalan 1-3, Kevin Diks dan kawan-kawan mampu memperkecil skor menjadi 3-2.
Sayang, waktu yang tersisa tidak cukup untuk membuat Garuda memaksa tuan rumah bermain imbang. Skor itupun bertahan hingga laga usai.
“Namun, saya senang. Tidak senang, tentu saja, saya sangat kecewa. Dengan skor 3-2, kami pergi dengan kepala tegak di lapangan ini,” katanya.
“Karena dalam tiga hari, sudah ada pertandingan lain yang menunggu kami. Kami perlu menjernihkan pikiran kami dan melihat dengan baik setelah pertandingan melawan Irak,” ujar dia lagi.
Setelah melawan Arab Saudi, Timnas Indonesia akan bersua dengan Irak di stadion yang sama pada Minggu (12/10/2025) pukul 02.30 WIB. Laga itu sangat penting bagi Skuad Garuda, untuk menentukan lolos atau tidak menuju ronde kelima atau otomatis ke putaran final Piala Dunia 2026.














