Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (ketiga kanan) bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (keempat kanan), Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo (kedua kanan). (Foto: Antara Foto/Bayu Pratama S/YU).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkap pihaknya menyiapkan hunian khusus masyarakat berpenghasilan rendah di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat. pemerintah menyiapkan blok hunian khusus untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Rusun Kemayoran bekas Wisma Atlet.
Ia menyebut hunian ini berada di salah satu blok dan masih dalam proses perbaikan.
“Prosesnya sedang proses perbaikan, nanti kalau sudah siap dipergunakan akan kami sampaikan,” kata Prasetyo kepada wartawan di kawasan Jakarta Pusat, pada Kamis (30/10/2025).
Prasetyo menuturkan blok hunian khusus itu akan berada di lokasi yang berbeda dengan yang diperuntukan bagi ASN maupun TNI-Polri.
“Kalau untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang dimaksud adalah pemanfaatan tower Wisma Atlet, itu memang ada di blok yang terpisah dengan yang kemarin, diperuntukkan bagi saudara-saudara kita ASN, TNI maupun Polri,” ujarnya.
Untuk diketahui, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mengungkapkan kawasan Wisma Atlet Pademangan siap dihuni sebagai Rumah Susun (Rusun) ASN setelah selesai direhabilitasi.
Sekretaris Jenderal Kementerian PKP Didyk Choiroel mengatakan, saat ini 3 tower di Blok C-2 Pademangan telah siap dimanfaatkan sebagai hunian, sedangkan 6 tower di Blok D-10 Kemayoran sedang dalam proses revitalisasi lanjutan dan direncanakan selesai pada Desember 2025.
“Dalam rencana pemanfaatannya nanti, Tower 6 di Blok D-10 akan dialokasikan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan kapasitas 650 unit hunian,” ujar Didyk dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Pengaturan hunian secara bertahap di Blok C-2 mulai dilakukan sejak 17 Oktober 2025, sebagai bagian dari langkah pemerintah memastikan pemanfaatan aset negara secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi para ASN, TNI, dan Polri yang menempati kawasan tersebut.














