Penangkapan Maduro Bikin Piala Dunia 2026 di AS Ikutan Siaga

Penangkapan Maduro Bikin Piala Dunia 2026 di AS Ikutan Siaga

Ivan Medium.jpeg

Senin, 5 Januari 2026 – 20:02 WIB

Presiden Venezuela Nicolas Maduro saat ditangkap oleh pasukan khusus AS Delta Force. (Foto: CBS News)

Presiden Venezuela Nicolas Maduro saat ditangkap oleh pasukan khusus AS Delta Force. (Foto: CBS News)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh Militer Amerika Serikat (AS) menggoyang persiapan negeri Paman Sam sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026, Juni mendatang.

Meski peluang untuk menghukum AS dengan memindahkan lokasi pertandingan nyaris tidak mungkin, potensi ancaman keamanan dinilai bakal meninggi pasca agresi militer di bawah komando Presiden Donald Trump ke Venezuela.

Presiden FIFA Gianni Infantino berada dalam posisi sulit terkait tindakan Amerika Serikat.

Banyak yang berpendapat bahwa organisasi olahraga internasional perlu mengambil sikap yang lebih jelas terhadap isu-isu di luar lapangan permainan. Akibatnya, FIFA dan Komite Olimpiade Internasional menjadi sasaran kritik.

Banyak yang berpendapat bahwa standar ketat yang sebelumnya diterapkan pada kasus-kasus tertentu, khususnya di Rusia, tidak lagi diterapkan saat ini. Hal ini memicu perdebatan tentang inkonsistensi dalam tata kelola olahraga global.

Istilah “standar ganda” mulai sering muncul di media internasional, mencerminkan meningkatnya skeptisisme publik. Dengan Piala Dunia 2026 yang kurang dari enam bulan lagi, tekanan pada FIFA semakin meningkat.

Jadwal Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung di tiga negara: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Sesuai rencana, Amerika Serikat akan menjadi tuan rumah sebagian besar turnamen, dengan 78 pertandingan yang berlangsung di 11 kota. 

Beberapa pengamat memperingatkan bahwa jika gelombang protes menyebar dan menyebabkan tim-tim besar, terutama dari Amerika Selatan, mempertimbangkan kembali partisipasi mereka, turnamen tersebut dapat menghadapi konsekuensi finansial dan reputasi yang serius.

Di media sosial, seruan untuk bertindak juga semakin marak. Banyak slogan sarkastik dan metaforis beredar, menuntut peninjauan kembali acara olahraga besar yang direncanakan di AS. Hal ini mencerminkan ketegangan yang memanas seputar turnamen sepak bola yang sangat dinantikan tersebut.

Visited 3 times, 1 visit(s) today