Ini adalah peluang terbesar bagi Alexander Zverev untuk menjuarai Grand Slam Roland Garros.
Setelah memastikan satu tempat di perempat final, Zverev bisa melihat semua tujuh petenis pesaing yang “asing”. Tak ada nama Jannik Sinner, Djokovic, Casper Ruud, Medvedev dalam daftar.
Zverev jadi satu-satunya unggulan teratas yang tersisa di perempat final dan punya peluang paling besar untuk mengangkat trofi juara French Open 2026!.
Kejutan bintang baru
Di perempat final, Zverev akan melawan bintang muda Rafael Jodar.
Pemain Jerman ini telah menunjukkan performa yang sangat konsisten sepanjang turnamen. Hingga saat ini, Zverev belum pernah kalah lebih dari satu set dalam pertandingan apa pun, sebuah bukti fokus dan kekuatannya yang mengesankan. Di babak keempat, ia dengan mudah mengalahkan Jesper De Jong untuk mengamankan tempatnya di antara delapan pemain teratas.
Senjata paling berbahaya Zverev tetaplah servisnya yang bertenaga dan kontrol bolanya yang konsisten dari garis belakang. Pengalamannya yang luas di turnamen besar membantu unggulan nomor 2 ini mempertahankan ketenangan yang diperlukan, terutama sekarang karena pesaing langsung seperti Djokovic dan Sinner tidak lagi berada dalam undian.
Rafael Jodar: Fenomena Muda dan Hambatan Fisik
Di sisi lain net, Rafael Jodar adalah kejutan terbesar turnamen tahun ini. Ini adalah pertama kalinya kedua pemain saling berhadapan dalam pertandingan resmi. Pemain Spanyol ini memiliki gaya bermain yang memukau, fondasi teknik yang solid di lapangan tanah liat, dan semangat juang yang gigih.
Namun, tantangan terbesar Jodar saat ini adalah kondisi fisiknya. Sebelum memasuki perempat final, pemain muda berbakat ini harus menjalani dua pertandingan lima set berturut-turut. Menghadapi lawan dengan kebugaran fisik dan pengalaman pertandingan yang lebih unggul seperti Zverev akan menjadi ujian ekstrem bagi daya tahan Jodar.
Meskipun Jodar menghadirkan kesegaran dan drama, Zverev tetap dianggap sebagai favorit utama berkat teknik servisnya yang superior dan ketenangannya di momen-momen krusial. Kunci pertandingan terletak pada kemampuan Jodar untuk pulih; jika dia tidak dapat menyelesaikan set lebih awal, dia bisa dengan mudah terseret ke dalam pertarungan yang melelahkan melawan Zverev.
Pertarungan antara pemain muda dan berpengalaman dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 pada tanggal 2 Juni. Para penggemar tenis berharap akan terjadi kejutan spektakuler atau penegasan yang menggema atas dominasi unggulan nomor 2 dalam upayanya meraih gelar Roland Garros.














