Foto udara proyek pembangunan Jalan Tol Jakarta – Cikampek II Selatan Seksi 3 Taman Mekar – Sadang di Purwakarta, Jawa Barat. (Foto: ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/YU/pri).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Ada kabar baik bagi masyarakat yang merencanakan pulang kampung alias mudik saat Lebaran pada tahun ini. Sebentar lagi, Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan beroperasi penuh. Kabarnya bakal digratiskan.
Dengan operasi penuh Tol Japek II Selatan ini, bakal memangkas waktu tempuh perjalanan dari Jakarta-Bandung. Diperkirakan kurang dari sejam. Tol ini memiliki panjang total 62 kilometer, menghubungkan Tol Lingkar Luar Jakarta di Jati Asih, Bekasi, hingga Tol Purbaleunyi di Sadang, Purwakarta.
Proyek strategis nasional ini dibangun sebagai jalur alternatif untuk mengurai kepadatan lalu lintas di Tol Japek eksisting, sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah di Jawa Barat (Jabar).
Berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PUPR, progres pembangunan Tol Japek II Selatan ini, cukup signifikan.
Sejumlah pekerjaan konstruksi, memasuki tahap akhir. Terutama untuk ruas Bojongmangu-Sadang yang mencatat progres konstruksi di atas 90 persen. Sementara ruas lainnya masih dalam tahap percepatan pembebasan lahan dan penyelesaian konstruksi.
Secara keseluruhan, Tol Japek II Selatan dirancang memiliki tujuh gerbang tol, yakni GT Jati Asih, GT Bantar Gebang, GT Setu, GT Sukaragam, GT Taman Mekar, GT Kutanegara, dan GT Sadang.
Kehadiran jalur ini diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat serta menurunkan biaya logistik distribusi barang dari dan menuju kawasan industri di sekitarnya.
Total investasinya mencapai Rp14,69 triliun dengan masa konsesi 35 tahun, tol ini diproyeksikan mampu memangkas waktu tempuh perjalanan dari Jakarta ke Bandung hanya 45 menit saja. Dengan kecepatan rata-rata 80 kilometer (km) per jam, jika beroperasi penuh. Beberapa seksi tol bahkan sudah sempat difungsikan secara terbatas saat Lebaran 2025.
Memasuki Lebaran 2026, PT Jasa Marga (Persero/JSMR) Tbk memastikan, tol ini dibuka secara fungsional dan gratis. Ruas yang dioperasikan lebih panjang dibandingkan tahun sebelumnya. Yakni mulai Gerbang Tol Sadang di Purwakarta, hingga Gerbang Tol Setu di Bekasi. Total panjangnya mencapai 54,75 km.
“Sebenarnya enggak ada yang berubah, ya. Fungsional (Lebaran), sekarang malah akan ditambah. Jadi fungsional masih ada. Kita rencanakan Japek II Selatan,” kata Direktur Utama JSMR, Rivan Achmad Purwantono, dikutip Sabtu (17/1/2026).
Pada periode Lebaran sebelumnya, tol ini hanya dibuka dari GT Sadang hingga GT Bojongmangu sepanjang 31,25 kilometer. Tahun ini, pembukaan hingga GT Setu membuat pengendara tak lagi harus melintasi kawasan industri seperti sebelumnya.
“Kalau dulu kan harus melewati kawasan industri, sekarang (jalan tolnya) sudah sampai Setu. Ya walaupun fungsional Setu dan kemudian juga akan kita rencanakan untuk dilengkapi lampu dan sebagainya. Lampu permanen ya, supaya masyarakat yang melewati juga nggak merasa gelap,” ujar Rivan.
Secara desain, Tol Japek II Selatan memiliki tujuh gerbang tol, mulai dari GT Jati Asih, Bantar Gebang, Setu, Sukaragam, Taman Mekar, Kutanegara, hingga Sadang.
Jalur ini dinilai strategis untuk memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus menurunkan biaya logistik, terutama bagi kawasan industri di Bekasi, Karawang, hingga Purwakarta.
Pihak Jasa Marga, kata dia, menilai, tol baru ini akan berperan besar dalam mengurangi kepadatan di titik-titik rawan, seperti KM 66 Tol Japek eksisting, saat puncak arus mudik dan balik.
Selain menjadi solusi jangka pendek saat Lebaran 2026, tol ini juga diharapkan menjadi fondasi penting bagi operasional penuh Japek II Selatan ke depan.
Di mana, Tol Japek II Selatan ini dibangun sebagai jalur alternatif menuju dan dari Jabar hingga seterusnya Sekaligus untuk mendukung konektivitas antarwilayah.
Kehadiran tol ini diharapkan memperlancar mobilitas sekaligus mendorong pengembangan kawasan industri, permukiman, dan pariwisata di sepanjang koridornya.














