Peneliti Indikator Politik, Bawono Kumoro, menilai pernyataan resmi Presiden Prabowo Subianto atas insiden tragis Kamis (28/8) malam lalu, menjadi sikap politik yang patut dicermati.
Menurut Bawono, penegasan rasa kecewa yang diungkapkan Presiden buntut meninggalnya pengemudi ojek online karena demo, bukan sekadar luapan emosional seorang kepala negara. Melainkan mengandung makna dan pesan politik yang kuat.
“Selama ini publik lebih sering mendengar pernyataan defensif dari pejabat publik ketika menghadapi pelanggaran yang dilakukan bawahannya. Namun tidak kali ini,” kata Bawono kepada Inilah.com, ditulis Sabtu (30/8/2025).
“Prabowo justru memilih jalur berbeda dengan menegaskan rasa kecewa secara terbuka serta menekankan pentingnya investigasi tuntas, transparan, dan hukuman berat bagi pelaku,” sambungnya.
Ia menilai, sikap tersebut penting dalam konteks Indonesia yang kerap menghadapi defisit kepercayaan publik terhadap institusi penegakan hukum.
Dengan menyampaikan rasa kecewa secara terbuka, Presiden Prabowo dinilai berupaya membalikkan persepsi publik yang selama ini menilai negara cenderung melindungi aparat meski melakukan kesalahan.
“Presiden sangat memahami bahwa insiden seperti ini bisa dengan cepat menggerus kepercayaan publik terhadap pemerintah. Karena itu, respons berupa pernyataan resmi serta kunjungan langsung ke rumah duka korban adalah langkah tepat dari seorang pemimpin dengan rasa tanggung jawab tinggi,” tuturnya.
Diketahui, Presiden RI Prabowo Subianto memastikan akan menangani penuntutan keadilan bagi Affan Kurniawan (21), korban tewas dilindas kendaraan taktis milik Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/9/2025) malam.
Hal tersebut diungkapkan Prabowo ketika menyambangi rumah duka yang berada di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat (29/8/2025) malam.
Salah seorang pihak keluarga menyampaikan kepada Prabowo harapan agar kasus ini dapat diusut tuntas. Meskipun mereka memahami kematian merupakan takdir.
“Ini sudah takdir, tapi keadilan, kita keluarga, mohon ditegakkan,” kata pihak keluarga Affan.
Prabowo pun memastikan dirinya akan mendorong pengusutan kasus ini. Bahkan, iya mengaku akan turun tangani untuk menyelesaikan kasus yang menewaskan pengemudi ojek online (ojol) ini.
“Iya pasti, pasti,” ucap Prabowo.
“Kalau perlu saya akan tangani pengusutan ini. Sekali lagi ikut berbelasungkawa,” ujarnya menambahkan










