Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, tampil penuh keyakinan menjelang leg kedua perempat final Liga Champions 2025/26 melawan Bayern Muenchen yang akan digelar di Allianz Arena, Munich, Kamis (16/4) dini hari WIB.
Los Blancos datang dengan kondisi tertinggal agregat 1-2 setelah menelan kekalahan pada leg pertama di Stadion Santiago Bernabeu. Namun Arbeloa menolak anggapan bahwa Madrid butuh sebuah keajaiban untuk bisa melangkah ke semifinal.
Bukan Keajaiban, tapi Keyakinan
Arbeloa menegaskan, Madrid bukan kali pertama menghadapi situasi sulit di Liga Champions — dan sejarah membuktikan mereka mampu melewatinya.
“Saya tidak berpikir kami perlu melakukan keajaiban. Bila kami menang di leg pertama, itu juga tidak akan mengejutkan. Kiper mereka (Manuel Neuer) menjadi pemain terbaik, yang menunjukkan peluang yang kami miliki. Siapa pun yang mengenal Real Madrid tidak akan menganggap kemenangan di sini sebagai keajaiban,” ujar Arbeloa melalui laman resmi Real Madrid, Rabu (15/4).
Pernyataan itu merujuk pada performa apik Neuer yang menjadi tembok kokoh di leg pertama. Bagi Arbeloa, hal itu justru menjadi bukti bahwa Madrid mampu menciptakan peluang berbahaya dan layak bersaing setara dengan Bayern.
Nyaris Samakan Skor di Menit Akhir, Modal Psikologis Madrid
Arbeloa juga menyoroti momen-momen akhir leg pertama ketika Madrid hampir berhasil menyamakan kedudukan meski sempat tertekan sepanjang laga. Bagi pelatih berusia 41 tahun itu, fakta tersebut menjadi modal psikologis berharga sebelum bertandang ke Allianz Arena.
Ia meyakini kepercayaan diri para pemainnya tetap terjaga dan tidak terkikis oleh kekalahan di kandang sendiri.
15 Gelar Jadi Pondasi Mental
Arbeloa menekankan bahwa mentalitas juara yang mengakar kuat di tubuh Madrid menjadi salah satu keunggulan yang tidak dimiliki semua klub. Dengan koleksi 15 gelar Liga Champions, ia percaya pasukannya adalah salah satu tim yang paling siap menghadapi tekanan di laga besar — termasuk saat berstatus tim tamu.
Menurutnya, kunci kemenangan terletak pada kesiapan menyeluruh — mulai dari aspek mental, taktik, hingga fisik — yang akan ditampilkan dengan penuh kebanggaan dan identitas sejati Real Madrid.
“Kami akan tampil dengan penuh kebanggaan dan menunjukkan kualitas kami sebagai salah satu tim terbaik di Eropa,” tegasnya.
Bayern Tetap Lawan yang Diwaspadai
Meski optimistis, Arbeloa tidak meremehkan kekuatan lawan. Bayern Muenchen tampil sebagai tuan rumah dengan kualitas dan pengalaman di panggung Liga Champions yang tidak kalah impresif. Duel di Allianz Arena diprediksi berlangsung sengit dan penuh intensitas tinggi.
Pemenang laga ini akan bertemu PSG, yang sudah lebih dulu memastikan tiket semifinal setelah menyingkirkan Liverpool 2-0 di Anfield.











