Presiden Prabowo Subianto (kedua kiri) didampingi Menpora Erick Thohir (kiri) menyerahkan buku tabungan kepada atlet skateboard Basral Graito (kedua kanan) saat penyerahan bonus kepada atlet peraih medali pada SEA Games Thailand di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2025). (Foto: Antara Foto/Hafidz Mubarak A/foc).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Presiden RI Prabowo Subianto kembali menjanjikan bonus bagi atlet peraih medali di Asian Games 2026. Namun, ia sempat ragu menentukan nilai bonus karena standar bonus SEA Games 2025 sudah tergolong besar.
Hal ini disampaikan Prabowo saat berbicara dalam acara Pemberian Penghargaan Atlet SEA Games ke-33 Thailand 2025 di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).
Awalnya, Prabowo memberikan semangat kepada para atlet karena perjuangan mereka belum selesai. Pada November mendatang, mereka akan bertanding di ajang Asian Games 2026 di Jepang.
“Tantangan kita sekarang Asian Games. Makin naik makin berat untuk atlet dan juga untuk kami,” kata Prabowo.
Tantangan bagi pemerintah adalah menyiapkan bonus bagi para atlet berprestasi. Prabowo mengaku sudah menetapkan standar cukup tinggi bagi peraih medali emas SEA Games, yakni total bonus Rp1 miliar.
“Karena kita sudah kasih benchmark yang agak berat ini. Medali emas SEA Games Rp1 M, gimana medali emas Asian Games, hah?” ujarnya.
Meski sempat ragu, Prabowo memastikan pemerintah akan memberikan bonus lebih besar untuk para atlet berprestasi, mengingat ajang Asian Games lebih bergengsi dibanding SEA Games.
“Ya naik lah tapi enggak tau naiknya berapa. Saya cek menteri keuangan (Purbaya),” ungkapnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memberikan bonus kepada para atlet SEA Games ke-33 Thailand 2025 di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis sore (8/1/2026).
Prabowo memberikan bonus kepada atlet yang berhasil meraih medali selama perhelatan olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut, dengan total dana mencapai Rp465,25 miliar.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyebutkan, total dana bonus yang digelontorkan pemerintah sudah disalurkan kepada atlet dan pelatih peraih medali emas, perak, dan perunggu.
“Kami dari Kementerian Pemuda dan Olahraga langsung mentransfer seluruh bonus kepada masing-masing atlet dan pelatih melalui Bank BRI. Total dananya Rp465.250.000.000, Pak. Ini angka yang luar biasa,” tutur Erick.
Erick menjelaskan, atlet tunggal peraih medali emas menerima bonus Rp1 miliar, yang disebut sebagai bonus terbesar sepanjang sejarah Republik Indonesia.
Sedangkan atlet peraih medali perak mendapatkan Rp315 juta dan peraih medali perunggu Rp157 juta. Erick memastikan pihaknya telah memberikan literasi keuangan kepada para atlet agar bijak dalam mengelola bonus yang diterima.
“Bonus yang Bapak Presiden berikan, yang negara berikan, selalu Bapak pesankan kepada kami, ini adalah amanah untuk masa depan mereka,” ujarnya.











