Presiden RI Prabowo Subianto didampingi Menkes Budi Gunadi Sadikin saat meresmikan Rumah Sakit Kardiologi Emirates-Indonesia (KEI) di Solo, Jawa Tengah, Rabu (19/11/2025). (Foto. Biro Setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sekitar dua puluh menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (26/11/2025). Rapat tersebut membahas kesiapan menghadapi Natal dan tahun baru serta penanganan bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.
Momen ratas itu diunggah melalui akun Instagram Sekretaris Kabinet. Selain membahas kesiapan logistik nasional, Prabowo juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas ekonomi menjelang akhir tahun.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut salah satu arahan utama Presiden adalah percepatan evakuasi korban dan penyaluran bantuan bagi wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Presiden telah memerintahkan Panglima TNI, Kapolri, Kepala BNPB, Kepala Basarnas, Kemen PU, dan Kemensos serta tim medis dan kesehatan TNI-Polri dan Kemenkes untuk terus dikerahkan dalam penanganan bencana tersebut,” ujar Teddy.
Ia menambahkan, Prabowo bahkan langsung menghubungi Kepala BNPB dan Basarnas pada malam terjadinya bencana di Tapanuli untuk memastikan proses evakuasi dapat segera dilakukan.
“Selanjutnya menggunakan teknologi modifikasi cuaca untuk mengurangi curah hujan,” katanya.
Dalam rapat itu, Prabowo juga menugaskan Menko PMK Pratikno sebagai koordinator penanganan bencana. Kepala negara meminta Pratikno memantau seluruh proses evakuasi dan memastikan bantuan tiba tepat waktu.
“Menko PMK, Pratikno, selaku koordinator, ditugaskan Bapak Presiden untuk terus memantau dan mengoordinasikan jalannya evakuasi serta penanganan para korban terdampak,” katanya.














