Segini Total Anggaran Negara yang Sudah Mengalir ke IKN, Sorotan Asing tak Terhindarkan

Segini Total Anggaran Negara yang Sudah Mengalir ke IKN, Sorotan Asing tak Terhindarkan

Ikhsan Medium.jpeg

Senin, 3 November 2025 – 01:20 WIB

Proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. (Foto: Antara)

Proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. (Foto: Antara)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Proyek ambisius Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur terus menjadi sorotan tajam, tak hanya di kancah domestik tetapi juga di mata media internasional. Berbagai pihak asing memantau ketat perkembangan dan kemajuan pembangunan ibu kota baru yang menelan biaya triliunan rupiah tersebut.

Berdasarkan keterangan Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, total anggaran negara (APBN) yang telah terserap untuk membiayai pembangunan IKN sejak dimulai pada 2022 hingga akhir 2024 telah mencapai angka Rp89 triliun.

Dana jumbo ini dialokasikan untuk membiayai berbagai proyek infrastruktur vital, mulai dari pembangunan jalan tol, 47 tower hunian bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), sistem air minum dan sanitasi, embung, kolam retensi, hingga perkantoran, termasuk kantor sekretariat Presiden, serta berbagai sarana peribadatan seperti masjid, basilika, dan gereja.

“Pada tahap awal pembangunan IKN dari 2022 sampai dengan 2024 APBN telah menginvestasikan Rp89 triliun,” kata Basuki usai menghadiri rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Januari 2025.

Transparansi Anggaran Menjadi Perhatian Publik

Sayangnya, detail realisasi anggaran APBN IKN pasca-Januari 2025 menjadi sulit diakses publik. Kementerian Keuangan dilaporkan tidak lagi rutin menginformasikan data pembaruannya dalam konferensi pers bulanan APBN Kinerja dan Fakta.

Data terakhir yang dirilis Kementerian Keuangan ke publik pada Januari 2025 menunjukkan nominal realisasi serapan APBN khusus tahun 2024 mencapai Rp43,4 triliun, atau setara 97,3 persen dari total pagu yang disiapkan tahun itu senilai Rp44,5 triliun.

Secara akumulatif, total serapan anggaran yang diumumkan hingga awal 2025 adalah Rp75,8 triliun, terdiri dari realisasi tahun 2022 senilai Rp5,5 triliun, tahun 2023 Rp27 triliun, dan realisasi sementara sepanjang 2024 disebut senilai Rp43,3 triliun. Angka Rp89 triliun yang disebut Basuki menunjukkan peningkatan sekitar Rp13,2 triliun dari data terakhir Kemenkeuan.

IKN Melangkah Maju dengan Restu Presiden

Meskipun sempat ada isu ketiadaan anggaran di awal tahun 2025, Presiden Prabowo Subianto kemudian memberikan lampu hijau untuk memanfaatkan anggaran tahun jamak 2025-2029 senilai Rp48,8 triliun guna melanjutkan pembangunan.

Percepatan pembangunan IKN semakin dikukuhkan melalui Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025, yang menetapkan Nusantara sebagai Ibu Kota Politik Indonesia pada tahun 2028, lengkap dengan pemindahan ASN dan penyediaan infrastruktur yang memadai.

Investasi Swasta Masih Jadi Kunci

Merujuk rancangan awal pembangunan IKN yang bernilai total Rp466 triliun, APBN memang tidak pernah diandalkan sepenuhnya. Rencana Pembangunan Menengah Nasional (RPJMN) telah merinci bahwa APBN hanya akan berkontribusi Rp90,4 triliun. Sisanya diharapkan datang dari BUMN/BUMS senilai Rp123,2 triliun, dan skema Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) sebesar Rp252,5 triliun.

Sejauh ini, Otorita IKN telah mengamankan komitmen investasi senilai Rp225,02 triliun, yang terdiri dari Rp66,3 triliun investasi swasta murni dan Rp158,72 triliun melalui skema KPBU untuk proyek-proyek penting seperti jalan, multi-utility tunnel, dan hunian.

Namun, laporan khusus dari media asing terkemuka, The Guardian pada Rabu (29/10/2025), menyoroti bahwa IKN Nusantara masih menghadapi sejumlah tantangan pelik. Salah satunya adalah mengoptimalkan anggaran yang berkurang dari rencana awal, di samping harapan investasi asing yang disebut masih belum sesuai ekspektasi.

Hal ini menunjukkan bahwa tantangan IKN tak hanya sebatas pembangunan fisik, tetapi juga isu pendanaan jangka panjang.
 

Topik
Komentar

Visited 3 times, 1 visit(s) today