Selamatkan Penyu, Karyawan Telkom Pungut 150 Kg Sampah di Pesisir Yogyakarta

Selamatkan Penyu, Karyawan Telkom Pungut 150 Kg Sampah di Pesisir Yogyakarta


Puluhan karyawan Telkom dari seluruh Indonesia turun tangan dalam aksi bersih pantai dan konservasi penyu di Pantai Pelangi, Bantul, Yogyakarta, pada Sabtu (23/8) lalu. Melalui program “Penyu-lamat 2025”, mereka berhasil mengumpulkan 150 kg sampah plastik dan melepasliarkan 100 ekor tukik (anak penyu) sebagai respons nyata terhadap krisis sampah yang mengancam ekosistem laut Indonesia.

Aksi ini dilatarbelakangi oleh darurat sampah nasional, di mana jutaan ton limbah berakhir di laut setiap tahunnya dan mengancam kehidupan enam dari tujuh spesies penyu dunia yang berada di perairan Indonesia. Pantai Pelangi sendiri merupakan salah satu lokasi pendaratan penting bagi penyu lekang untuk bertelur.

Bekerja sama dengan mahasiswa UGM, akademisi, dan komunitas, 50 relawan karyawan ini tidak hanya membersihkan pantai, tetapi juga menanam 150 pandan laut dan mengikuti pelatihan pengelolaan sampah.

Senior General Manager Social Responsibility Telkom, Hery Susanto, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari budaya employee volunteering (kesukarelawanan karyawan) yang terus diperkuat perusahaan.

“Kami ingin karyawan tidak hanya hadir sebagai pekerja, tetapi juga sebagai bagian dari solusi bagi tantangan lingkungan. Kegiatan seperti ini menumbuhkan empati dan jiwa kepemimpinan,” ujar Hery, Selasa (2/9).

Venny, salah satu relawan dari Jakarta, mengaku mendapat pengalaman berharga. “Rasanya seperti mengembalikan sesuatu yang kita pinjam dari alam. Program ini juga bikin kami para karyawan lebih kompak dan sadar bahwa aksi sekecil apa pun bisa berdampak besar,” ungkapnya.

Inisiatif yang mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Bantul, yang menyebutnya sebagai bukti nyata kolaborasi lintas sektor untuk pelestarian lingkungan.

Visited 2 times, 1 visit(s) today