Soeharto Berjasa Pulihkan Ekonomi, Layak Dapat Gelar Pahlawan

Soeharto Berjasa Pulihkan Ekonomi, Layak Dapat Gelar Pahlawan

Wacana penganugerahan gelar pahlawan nasional kepada mantan Presiden Soeharto mendapat tanggapan dari Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno. Menurutnya, setiap kepala negara yang pernah memimpin Indonesia memiliki kontribusi tersendiri, termasuk Soeharto yang dinilai berperan besar dalam pemulihan ekonomi di awal masa pemerintahannya.

Ia menekankan bahwa kontribusi Soeharto dalam membenahi perekonomian nasional patut diakui.

“Saya melihat setiap kepala negara itu memiliki jasa kepada republik. Presiden Soeharto termasuk sosok yang mengambil alih kepemimpinan di saat kondisi ekonomi Indonesia sedang terpuruk, dan beliau bisa memulihkannya secara signifikan,” ujar Eddy di Jakarta, dikutip Sabtu (8/11/2025).

Eddy mengingatkan, tidak ada pemimpin yang sempurna. Setiap periode kepemimpinan, menurutnya, memiliki catatan positif dan negatifnya masing-masing.

“Memang tidak semua kepala negara itu tanpa kelemahan. Setiap orang memiliki kelemahan. Tapi jangan lupa bahwa jasa yang dimiliki itu juga sangat besar,” tuturnya.

Dia menegaskan, proses pemberian gelar pahlawan nasional sepenuhnya merupakan kewenangan pemerintah. Ia menyatakan keyakinannya bahwa pemerintah akan mengambil keputusan yang terbaik.

“Pemberian gelar pahlawan adalah kewenangan pemerintah. Kami yakin pemerintah akan mempertimbangkan secara matang. Dan apapun keputusan yang diambil nanti, tentu perlu kita hormati,” jelas Eddy.

Sebanyak 40 nama diusulkan untuk mendapat gelar pahlawan nasional. Kini tengah dalam proses penilaian untuk mendapatkan gelar kehormatan tersebut.

Penetapan gelar pahlawan nasional tidak dilakukan secara sembarangan. Setiap nama yang diusulkan harus melalui tahapan berlapis, dimulai dari tingkat kabupaten atau kota, kemudian naik ke tingkat provinsi, dan akhirnya diajukan ke pemerintah pusat.

Tak sedikit nama yang sempat diajukan di tahun-tahun sebelumnya tapi belum disetujui karena alasan kelengkapan data atau masih memerlukan kajian tambahan.Lantas, siapa saja sosok yang dianggap layak mendapat pengakuan atas jasa mereka bagi bangsa tersebut? Berikut daftarnya.

Usulan Baru 2025

   KH. Muhammad Yusuf Hasyim – Jawa Timur
   Demmatande – Sulawesi Barat
   KH. Abbas Abdul Jamil – Jawa Barat
   Marsinah – Jawa Timur

Usulan Tunda 2024

   Hajah Rahmah El Yunusiyyah – Sumatra Barat
   Abdoel Moethalib Sangadji – Maluku
   Jenderal TNI (Purn) Ali Sadikin – DKI Jakarta
   Letkol (Anumerta) Charles Choesj Taulu – Sulawesi Utara
   Mr. Gele Harun – Lampung
   Letkol Moch. Sroedji – Jawa Timur
   Prof. Dr. Aloei Saboe – Gorontalo
   Letjen TNI (Purn) Bambang Sugeng – Jawa Tengah
   Mahmud Marzuki – Riau
   Letkol (Purn) Teuku Abdul Hamid Azwar – Aceh
   Drs. F.X. Seda – Nusa Tenggara Timur
   Andi Makkasau Parenrengi Lawawo – Sulawesi Selatan
   Tuan Rondahaim Saragih – Sumatra Utara
   Marsekal TNI (Purn) R. Suryadi Suryadarma – Jawa Barat
   KH. Wasyid – Banten
   Mayjen TNI (Purn) dr. Roebiono Kertopati – Jawa Tengah

Usulan Memenuhi Syarat (diajukan kembali 2011-2023)

   Syaikhona Muhammad Kholil – Jawa Timur
   KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) – Jawa Timur
   H.M. Soeharto – Jawa Tengah
   KH. Bisri Syansuri – Jawa Timur
   Sultan Muhammad Salahuddin – Nusa Tenggara Barat
   Jenderal TNI (Purn) M. Jusuf – Sulawesi Selatan
   H.B. Jassin – Gorontalo
   Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja – Jawa Barat
   M. Ali Sastroamidjojo – Jawa Timur
   dr. Kariadi – Jawa Tengah
   R.M. Bambang Soeprapto Dipokoesoemo – Jawa Tengah
   Basoeki Probowinoto – Jawa Tengah
   Raden Soeprapto – Jawa Tengah
   Mochamad Moeffreni Moe’min – DKI Jakarta
   KH. Sholeh Iskandar – Jawa Barat
   Syekh Sulaiman Ar-Rasuli – Sumatra Barat
   Zainal Abidin Syah – Maluku Utara
   Prof. Dr. Gerrit Augustinus Siwabessy – Maluku
   Chatib Sulaiman – Sumatera Barat
   Sayyid Idrus bin Salim Al-Jufri – Sulawesi Tengah

Visited 1 times, 1 visit(s) today