Somasi tak Digubris, Pelapor Kasus Investasi Suami Boiyen Tutup Pintu Damai

Somasi tak Digubris, Pelapor Kasus Investasi Suami Boiyen Tutup Pintu Damai

syahidan.jpg

Jumat, 23 Januari 2026 – 21:00 WIB

Rully Anggi Akbar, suami dari aktris Boiyen. (Foto: Instagram/@rullyanggiakbar).

Rully Anggi Akbar, suami dari aktris Boiyen. (Foto: Instagram/@rullyanggiakbar).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Pintu damai dalam kasus dugaan penipuan investasi yang dilaporkan Rio terhadap Rully Anggi Akbar, suami Boiyen, kian menyempit. Penyebabnya, Rully dinilai memutus komunikasi dan tak merespons somasi yang telah dilayangkan.

“Sampai sekarang belum ada respons. Jadi, seperti biasa ya, handphone-nya itu checklist satu (centang satu). Jadi saya juga WA, handphone-nya sampai saat ini masih checklist satu,” kata Kuasa Hukum Rio, Santo Nababan, di Polres Metro Jakarta Timur, Jumat (23/1/2026).

Santo menyebut kliennya telah menunjukkan itikad baik dengan membuka ruang penyelesaian secara kekeluargaan. Namun, tawaran tersebut tak digubris. Pihak Rio pun memberi tenggat hingga Senin depan. Jika tetap tak ada jawaban, opsi damai dipastikan ditutup.

“Harapan kami yang bersangkutan segera merespons. Karena biar bagaimanapun proses hukum yang sedang berjalan kan tetap berjalan. Kalau memang masih tetap seperti itu, ya kemungkinan upaya damai tidak akan terbuka untuk yang bersangkutan,” ujar Santo.

Kekecewaan Rio bertambah setelah mendengar pernyataan Rully yang menyebut prinsip investasi ‘untung bersama, rugi bersama’. Menurut Santo, klaim tersebut tak pernah tertuang dalam perjanjian maupun percakapan digital kedua belah pihak.

“Dalam perjanjian enggak ada. Di dalam percakapan WA pun enggak ada. Enggak ada bahasa ‘untung bersama, rugi bersama’, tidak ada itu. Intinya dia menjamin memberikan profit minimal Rp 6 juta per bulan,” ujar Santo.

Rio pun mengaku terkejut dengan pembelaan tersebut. Ia memilih menunggu penjelasan resmi dari Rully.

“Ya jujur, pas pada saat dengar itu cukup terkejut ya. Kita tunggu saja, sudah somasi juga, ya kita tunggu penjelasannya,” ucap Rio singkat.

Saat ini, Rio dan kuasa hukumnya menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada kepolisian. Jika tak ada itikad baik, mereka memastikan proses hukum akan terus bergulir hingga pengadilan.

“Kalau tidak ada respons yang baik, ya tentu ngapain kita damai? Tidak ada damai kalau begitu. Iktikad baik seseorang itu berarti datang, meminta maaf. Tapi kalau yang dilakukan adalah bantahan, seolah paling benar, ya kita lanjutkan saja,” ujar Santo.

Visited 4 times, 1 visit(s) today