Giacomo Raspadori dari Atletico de Madrid menyaksikan pertandingan Fase Liga MD5 UEFA Champions League 2025/26 antara Atletico de Madrid dan FC Internazionale Milano di Riyadh Air Metropolitano pada 26 November 2025, di Madrid, Spanyol. (Foto: Europa Press melalui Getty Images)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Nama Giacomo Raspadori kembali menghangat di bursa transfer Eropa. Kali ini, Lazio muncul sebagai peminat serius, memanfaatkan situasi penyerang timnas Italia itu yang kesulitan mendapatkan menit bermain bersama Atletico Madrid. Sebuah skenario yang membuka kembali mimpi lama Maurizio Sarri.
Raspadori sejatinya bukan nama baru dalam radar Sarri. Jauh sebelum Lazio resmi terkena pembatasan transfer, Sarri sudah menjadikan Raspadori sebagai target ideal. Saat itu, ekspektasinya jelas: sang penyerang akan meninggalkan Napoli. Namun Atletico Madrid bergerak lebih cepat dan mengamankan jasanya. Masalahnya, kepindahan itu justru membawa frustrasi.
Di bawah Diego Simeone, Raspadori lebih sering menghuni bangku cadangan. Kontribusinya terbatas pada cameo singkat, tanpa kesinambungan menit bermain. Bagi pemain yang memasuki fase penting karier, situasi ini jelas tidak ideal. Ia tak ingin kembali “menahan napas” selama enam bulan ke depan, menunggu kesempatan yang tak kunjung datang.
Di titik inilah Lazio kembali relevan. Klub ibu kota Italia itu bisa menjadi pelabuhan baru, tetapi dengan dua syarat krusial. Pertama, Lazio harus lebih dulu melepas Taty Castellanos. Penampilan sang striker hingga akhir tahun kalender disebut akan sangat menentukan nasibnya. Kedua, formula transfer harus memungkinkan Lazio melakukan penjualan sebelum pembelian, dengan segala kerumitan klasik seperti gaji, durasi pinjaman, hingga waktu pendaftaran.
Kunci semuanya ada pada satu hal: seberapa longgar Lazio bisa bergerak di pasar. Selama batasan operasional klub belum sepenuhnya jelas, pembicaraan soal Raspadori masih berada di tahap wacana. Namun begitu ruang itu terbuka, jalurnya bisa kembali hidup dengan cepat.
Bagi Sarri, Raspadori bukan sekadar alternatif. Ia adalah tipe pemain yang sesuai dengan filosofi permainan: mobile, cerdas membaca ruang, dan fleksibel di lini depan. Bahkan, Sarri sempat memimpikan Mikel Oyarzabal sebagai target utama. Namun Real Sociedad sudah menutup pintu rapat-rapat dengan kontrak baru hingga 2028, membuat Raspadori kembali menjadi opsi paling realistis.
Kini bola ada di tangan waktu dan situasi pasar. Lazio terus memantau, sementara Raspadori menunggu proyek yang menjanjikan kepercayaan dan kontinuitas. Jika kedua kepentingan itu bertemu, mimpi lama Sarri bisa berubah menjadi kenyataan.














