Tinjau Rusun UNSRI, Menko AHY Pastikan Kesiapan Fasilitas Infrastruktur Penunjang Pendidikan

Tinjau Rusun UNSRI, Menko AHY Pastikan Kesiapan Fasilitas Infrastruktur Penunjang Pendidikan

Anton Medium.jpeg

Selasa, 10 Februari 2026 – 22:56 WIB

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono bersama mahasiswa Unsri saat meninjau fasilitas Rusun Unsri Kampus Palembang, Sumsel, Selasa (10/2/2026). (Dok. Kemenko IPK)

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono bersama mahasiswa Unsri saat meninjau fasilitas Rusun Unsri Kampus Palembang, Sumsel, Selasa (10/2/2026). (Dok. Kemenko IPK)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau langsung Rumah Susun (Rusun) Universitas Sriwijaya (Unsri) Kampus Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa (10/2/2026).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kualitas hunian mahasiswa sekaligus kesiapan fasilitas infrastruktur sebagai penunjang kegiatan pendidikan tinggi.

“Kita saat ini berada di rumah susun yang dibangun untuk hunian mahasiswa Unsri, terutama bagi mahasiswa yang berasal dari luar Kota Palembang maupun dari luar negeri,” ujar Menko AHY.

Rumah susun tersebut, menurutnya, dibangun untuk menyediakan hunian yang layak, nyaman, dan mendukung aktivitas belajar mahasiswa. Ia menilai kondisi Rusun UNSRI sudah sangat memadai dan nyaman untuk menunjang kegiatan akademik.

Adapun fasilitas hunian menjadi faktor penting agar mahasiswa dari berbagai fakultas dapat menempuh pendidikan dengan optimal.

“Tadi saya lihat kondisinya sangat baik dan nyaman untuk mahasiswa. Mulai dari tempat tidur, ruang belajar, kamar mandi dan sanitasi, hingga sirkulasi udara yang cukup,” tuturnya.

Rusun Unsri berlokasi di Jalan Masjid Al Ghazali, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang. Bangunan ini terdiri atas satu tower dengan tiga lantai dan memiliki 43 unit hunian bertipe Wiyata 24 dengan luas masing-masing 24 meter persegi. Total luas bangunan mencapai 2.146,80 meter persegi di atas lahan seluas 3.260,50 meter persegi.

Rusun ini diperuntukkan bagi mahasiswa Unsri, khususnya yang berasal dari luar daerah dan luar negeri, serta mendukung mobilitas akademik perguruan tinggi.

Selain berfungsi sebagai hunian mahasiswa, Rusun Unsri dirancang dengan konsep green campus yang menerapkan prinsip Bangunan Gedung Hijau (BGH). Konsep ini mencakup efisiensi energi dan air, kualitas udara dalam ruang, pengelolaan limbah, serta penggunaan material ramah lingkungan. 

Kawasan rusun juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti ruang terbuka hijau, area duduk, kantin, penerangan jalan, dan aksesibilitas yang memadai.

Ketua Umum Partai Demokrat ini menegaskan penyediaan hunian yang layak merupakan bagian penting dari ekosistem pendidikan tinggi. Asrama atau rumah susun yang terjangkau dan berkualitas, diakuinya, sangat dibutuhkan untuk menunjang proses pembelajaran mahasiswa.

“Kita berharap kampus-kampus di Indonesia, termasuk Unsri, terus dilengkapi fasilitas yang memadai. Bukan hanya untuk pengajaran, melainkan untuk penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

rusun unsri
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono bersama mahasiswa Unsri dan jajaran Kampus Unsri Palembang, Sumsel, Selasa (10/2/2026). (Dok. Kemenko IPK)

Dalam kapasitasnya sebagai menteri koordinator, AHY menekankan peran koordinatif Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan dalam sektor perumahan. Pembangunan rumah susun perlu didukung infrastruktur dasar lainnya agar dapat berfungsi secara optimal.

“Saya selaku Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan mengoordinasikan tugas dan fungsi kementerian terkait perumahan dan kawasan permukiman, agar pembangunan rumah susun terintegrasi dengan infrastruktur pendukungnya,” jelas Menko AHY.

Menutup kunjungan, Menko AHY menyampaikan apresiasi kepada Rektor Universitas Sriwijaya atas pengelolaan rumah susun yang telah dibangun. Dirinya berharap, rusun ini terus dikelola dengan sebaik-baiknya, tetap bersih dan nyaman. Sehingga dapat mendukung lahirnya generasi penerus bangsa yang berkualitas.

Dalam kunjungan tersebut, Menko AHY hadir bersama Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Wakil Gubernur Cik Ujang, serta Rektor Universitas Sriwijaya Prof. Dr. Taufiq Marwa. Menko AHY juga didampingi Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang Nazib Faisal.

Selanjutnya Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Rachmat Kaimuddin; Deputi Bidang Koordinasi Pembangunan Perumahan serta Sarana dan Prasarana Permukiman Ronny Hutahayan; Staf Khusus Menko Bidang Manajemen dan Kerja Sama Antar Lembaga Agust Jovan Latuconsina; serta Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Herzaky Mahendra Putra.

Visited 4 times, 1 visit(s) today