Presiden FIFA Gianni Infantino. (Foto: AP)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Presiden FIFA, Gianni Infantino, menegaskan komitmennya untuk memastikan Timnas Iran tetap berpartisipasi di putaran final Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Infantino memastikan tidak ada skenario cadangan atau “Rencana B” terkait status kepesertaan negara Timur Tengah tersebut.
Penegasan ini disampaikan Infantino usai menemui para pemain dan ofisial Timnas Iran di resor pesisir Antalya, Turki, pada Selasa (31/3). Pertemuan ini menjadi tatap muka pertama sejak eskalasi konflik menyusul serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Iran pada bulan lalu.
“FIFA akan terus mendukung tim ini untuk memastikan kondisi terbaik saat mereka bersiap menuju Piala Dunia,” tulis Infantino dalam unggahannya di Instagram setelah meninggalkan Turki.
Menepis Wacana Pemindahan Venue
Keikutsertaan Iran di turnamen akbar yang dimulai pada 11 Juni mendatang ini sempat diselimuti tanda tanya akibat ketegangan geopolitik. Presiden AS, Donald Trump, sebelumnya sempat melontarkan pernyataan yang tidak menyarankan kehadiran Timnas Iran dengan dalih keamanan. Merespons situasi tersebut, pihak Iran bahkan sempat mengusulkan agar seluruh pertandingan fase grup mereka dipindahkan ke Meksiko.
Namun, Infantino dengan tegas menepis wacana pemindahan venue atau pembatalan. Dalam wawancaranya di stasiun televisi N+ Univision di Mexico City akhir pekan lalu, ia menegaskan bahwa jadwal yang telah disepakati pada undian Desember lalu tidak akan berubah.
“Kami ingin mereka bermain; mereka akan bermain di Piala Dunia. Tidak ada Rencana B, C, atau D. Rencana A adalah satu-satunya rencana,” tegas Infantino.
“Kita hidup dalam situasi geopolitik yang kompleks, tetapi tugas kami adalah menyatukan. Kami tahu ini situasi yang rumit, tetapi kami akan bekerja untuk memastikan bahwa Iran bermain di Piala Dunia ini dalam kondisi terbaik. Mereka lolos ke turnamen ini murni karena prestasi olahraga,” tambahnya.
Aksi Solidaritas di Tengah Lapangan
Di tengah ketidakpastian diplomasi, skuad asuhan pelatih Amir Ghalenoei tetap fokus pada persiapan tim. Dalam laga uji coba tertutup yang digelar di hari yang sama usai bertemu Infantino, Iran sukses menggasak Kosta Rika dengan skor telak 5-0.
Laga tersebut juga diwarnai aksi solidaritas sarat makna. Saat lagu kebangsaan diputar, para pemain beserta ofisial tim berpose membawa foto anak-anak yang diduga menjadi korban serangan udara AS dan Israel sejak 28 Februari lalu. Aksi protes damai serupa juga mereka lakukan Jumat lalu jelang laga kontra Nigeria, dengan membawa tas punggung kecil untuk mengenang 165 korban jiwa—mayoritas anak-anak—akibat serangan rudal mematikan di sebuah sekolah di selatan Iran.
Pada putaran final Piala Dunia 2026 nanti, Iran sebagai salah satu raksasa sepak bola Asia tergabung di fase grup bersama Selandia Baru, Belgia, dan Mesir. Skuad Team Melli dijadwalkan melakoni dua laga di Inglewood, California, dan satu laga di Seattle. Jika sukses melaju ke babak 32 besar, mereka berpotensi menghadapi sang tuan rumah, Amerika Serikat.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.











