Ungkap Peran Adly Fairuz, Pengacara Korban Penipuan Masuk Akpol Beberkan Kronologinya

Ungkap Peran Adly Fairuz, Pengacara Korban Penipuan Masuk Akpol Beberkan Kronologinya

Diana Medium.jpeg

Selasa, 20 Januari 2026 – 19:50 WIB

Profil Aktor Adly Fairuz. (Dokumentasi: Tangkapan layar dari Instagram adlyfayruz)

Profil Aktor Adly Fairuz. (Dokumentasi: Tangkapan layar dari Instagram adlyfayruz)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Aktor Adly Fairuz (AF) diduga terlibat dan menerima aliran dana dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana masuk Akademi Kepolisian (Akpol). Hal ini diungkapkan oleh Kuasa Hukum Korban, Messini bila nama AF mulai muncul saat proses penyidikan berlangsung di Polres Jakarta Timur.

Ia menyebut pada awalnya, kliennya tak mengetahui AF karena pihak yang dilaporkan dalam kasus ini adalah AW yang diketahui merupakan seorang pengusaha.

“Jadi kami ini ketemu sama klien kami, AH dia sudah mengalami kondisi kerugian yang di mana pada saat itu dia ingin anaknya bisa masuk Taruna Akpol yang sudah dijanjikan sama AW, itu ternyata tidak terbukti. Makanya beliau ini menuntut supaya uangnya kembali,” jelas Messini di Polres Jakarta Timur, Selasa (20/1/2026).

“Jadi pada saat kejadian itu, klien kami itu menyerahkan uang ke AW. Kemudian dengan berkembangnya penyelidikan, ternyata ada aliran dana yang mengalir ke inisial AF, UKI, kemudian VP. Itu dari perkembangan penyelidikan dan penyidikan,” lanjutnya.

Terkait sosok ‘jenderal’ yang disebut-sebut AW, Messini mengatakan bila kliennya, AH diberi informasi oleh AW bila uang tersebut sudah diterima oleh jenderal. Namun pihak AH dan kuasa hukum, sampai saat ini belum mengetahui pasti apakah sosok jenderal tersebut benar-benar seorang polisi atau bukan.

“Kalau yang mengiming-imingi pada saat si klien kami itu ya AW, yang menyampaikan memang AW,” katanya.

“(Namun) dari hasil penyelidikan dan penyidikan yang saya terima, AF memang mengakui beliau ini menyuruh untuk mencari orang yang mau memasukkan anaknya ke taruna Akpol,” tambah Messini.

Tak hanya itu, Messini menyatakan korban mulai merasa ditipu karena sudah dua kali mendaftar, namun tak ada hasil apapun.

“Akhirnya ya puncaknya tahun kemarin untuk kita buka LP itu sih. Kalau jalur resmi sih pada saat itu memang si anaknya klien kami ini udah pernah ya daftar, kalau enggak salah di Polres Jember, tetapi memang tidak lolos gitu. Terus diiming-imingi itu tadi makanya sangat antusias gitu,” tuturnya.

Visited 4 times, 1 visit(s) today