GAC Indonesia merilis detail biaya operasional mobil listrik terbarunya, AION UT, yang diklaim mampu memberikan penghematan hingga 80% dibandingkan mobil konvensional sekelasnya.
Untuk mobilitas harian di perkotaan, biaya energi yang dibutuhkan kendaraan listrik ini hanya sekitar Rp9.690 per hari.
Berdasarkan perhitungan GAC untuk rata-rata jarak tempuh 50 km per hari, total biaya operasional tahunan AION UT hanya sekitar Rp4,88 juta. Angka ini sudah mencakup biaya pengisian daya di rumah, perawatan, dan pajak kendaraan tahunan yang sangat ringan, yakni hanya sekitar Rp400.000.
Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan biaya operasional mobil hatchback konvensional yang diperkirakan mencapai Rp23,8 juta per tahun untuk jarak tempuh yang sama.
Keunggulan juga datang dari sisi perawatan, di mana GAC memberikan gratis biaya jasa dan suku cadang selama tiga tahun atau 40.000 km.
CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, menyatakan bahwa efisiensi ini menunjukkan nilai lebih dari sebuah kendaraan listrik.
“Penghematan biaya operasional yang signifikan ini menunjukkan bahwa kendaraan listrik tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memberikan value for money yang nyata bagi konsumen. Inilah wujud mobilitas masa depan yang lebih cerdas,” ujar Andry dalam keterangannya, Jumat (5/9).
Dengan kombinasi biaya energi yang rendah, perawatan minim, dan insentif pajak, AION UT diposisikan sebagai solusi mobilitas cerdas bagi masyarakat perkotaan yang mencari efisiensi finansial dan gaya hidup modern.














