Pasca Demo Anarkis, BI Catat Aliran Duit Asing ‘Minggat’ Naik Hampir Rp17 Triliun

Pasca Demo Anarkis, BI Catat Aliran Duit Asing ‘Minggat’ Naik Hampir Rp17 Triliun


Pasca demo yang berujung ricuh pada akhir Agustus lalu, cukup banyak investor asing yang menarik duitnya dari Indonesia. Rasa-rasanya, fenomena sosial politik di Indonesia, menjadi pertimbangan para pemilik modal.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Ramdan Denny Prakoso, menyebut, total modal asing ke luar (capital outflow) mencapai Rp16,85 triliun di pekan ini (1 hingga 3 September 2025). Angka ini melonjak dibandingkan pekan sebelumnya, ketika aksi demo yang semat menimbulkan rusuh di berbagai daerah di Indonesia.

“Capital inflow itu, terlihat dari data transaksi nonresiden jual di pasar saham dan Surat Berharga Negara (SBN) dan nonresiden beli di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI),” ungkapnya, Jakarta, dikutip Minggu (7/9/2025).

Pada pekan ini, kata Ramdan, tercatat adanya transaksi nonresiden jual neto sebesar Rp3,87 triliun di pasar saham; transaksi nonresiden jual sebesar Rp7,69 triliun di pasar SBN; dan transaksi nonresiden beli sebesar Rp5,29 triliun di SRBI

Sedangkan pada pekan lalu, tepatnya 25-28 September 2025, saat terjadi unjuk rasa yang berujung ricuh di sejumlah daerah di Indonesia, total modal asing keluar mencapai Rp250 miliar.

Terdiri dari, transaksi nonresiden jual neto sebesar Rp10,79 triliun di SRBI; transaksi nonresiden beli neto sebesar Rp2,6 triliun di pasar saham; dan transaksinon nonresiden beli neto sebesar Rp7,93 triliun di SBN.

Untuk total arus modal asing keluar (capital outflow) hingga pekan ini, mencapai Rp90,14 triliun. Atau lebih rendah keimbang pekan lalu senilai Rp65,85 triliun. Data setelmen BI mencatat; transaksi nonresiden jual neto sebesar Rp51,78 triliun di pasar saham; transaksi nonresiden jual neto sebesar Rp106,38 triliun di SRBI; dan transaksi nonresiden beli neto sebesar Rp68,02 triliun di pasar SBN

Pekan lalu, BI mencatat, total nonresiden beli di SBN lebih tinggi ketimbang pekan ini. Data setelemen BI terkait transaksi aliran modal asing, sebagai berikut. Transaksi nonresiden tercatat jual neto sebesar Rp48,01 triliun di pasar saham; transaksi nonresiden jual neto sebesar Rp94,28 triliun di SRBI; dan transaksi nonresiden beli neto sebesar Rp76,44 triliun di pasar SBN.

Untuk membendung agar capital outflow tak berlanjut, Ramdan, mengatakan, BI terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah, dan otoritas terkait. Untuk mengoptimalkan strategi bauran kebijakan guna mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia. 
 

Visited 1 times, 1 visit(s) today