Menkeu Purbaya Janji tak Buat Kebijakan Fiskal Aneh-aneh

Menkeu Purbaya Janji tak Buat Kebijakan Fiskal Aneh-aneh


Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan tidak akan membuat kebijakan aneh selama dirinya menjabat.

Hal ini diungkapkan ketika merespons pasar saham yang masih menunjukkan arah negatif usai Presiden RI Prabowo Subianto mencopot Sri Mulyani Indrawati.

“Yang jelas kita tidak akan ambil kebijakan fiskal yang aneh-aneh,” kata Purbaya kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (9/9/2025).

Purbaya menjelaskan Kementerian Keuangan selama masa pimpinannya akan berupaya maksimal dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang cepat. Sehingga, pertumbuhan ekonomi serta kebijakan pemerintah bisa berjalan baik.

“Jadi ke depan expect sistem finansial kita akan lebih liquid untuk membiayai pertumbuhan ekonomi dan program pemerintah akan berjalan cepat dibandingkan sebelumnya,” jelasnya.

Di sisi lain, Purbaya juga berencana berbagi strategi dengan Sri Mulyani. Meskipun, belum ada pembicaraan mendalam mengenai wacana tersebut.

“Belum sempat. Tapi saya bilang ke Bu Sri Mulyani tadi, saya akan bertanya ke dia dari waktu-waktu dan dia bersedia. Bersedia ngajarin saya. Gitu kira-kira,” jelasnya.

Sebelumnya, Usai pengumuman reshuffle Kabinet Merah Putih (KMP), di mana Sri Mulyani Indrawati terpental, digantikan Purbaya Yudhi Sadewa, Kepala Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), menimbulkan riak-riak kecil di lantai bursa.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung ditutup melemah 100,49 poin atau 1,28 persen, ke level 7.766 di perdagangan Senin (8/9/2025).

Mengutip data RTI, sebanyak 232 saham tercatat menguat, 451 saham melemah, dan 121 saham stagnan.

Nilai transaksi mencapai Rp19,45 triliun dengan volume perdagangan 35,82 miliar lembar saham melalui lebih dari 2,19 juta kali transaksi.

Visited 6 times, 1 visit(s) today