Menteri Maman Ngeluh Barang Ilegal Masuk RI, Purbaya: Nanti Kita List Siapa Pemainnya

Menteri Maman Ngeluh Barang Ilegal Masuk RI, Purbaya: Nanti Kita List Siapa Pemainnya

Clara Medium.jpeg

Jumat, 17 Oktober 2025 – 11:10 WIB

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kanan) mengacungkan jempol saat bersiap mengikuti rapat kerja bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (30/9/2025). (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga)

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kanan) mengacungkan jempol saat bersiap mengikuti rapat kerja bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (30/9/2025). (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons pernyataan Menteri UMKM Maman Abdurahman yang menuding ada oknum Bea Cukai meloloskan barang ilegal. Dia menyayangkan laporan itu tidak disampaikan langsung kepadanya, seraya berjanji akan bertindak tegas jika mendapat informasi yang jelas.

“Oh, Pak Maman bilang gitu? Kenapa nggak lapor saya, kenapa lapornya sama Anda? Kalau lapor sama saya, saya beresin. Sebelah mana pemainnya, siapa, nanti kita beresin,” ujar Purbaya kepada wartawan, di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Kamis (16/10/2025) malam.

Purbaya menyatakan komitmennya untuk melakukan pembersihan di tubuh institusi yang dipimpinnya. Saat ini, proses identifikasi dan pengumpulan informasi terhadap oknum yang diduga melakukan pelanggaran sedang digencarkan.

“Saya sedang giatkan lagi Bea Cukai untuk me-list atau memperbaiki kinerjanya. Jadi pertama kita list pemainnya siapa-siapa saja sih, nanti kita tangkap, kita proses satu-satu,” ucap dia.

Purbaya pun kembali menekankan pesannya untuk Menteri Maman. Ia meminta semua laporan dan informasi terkait oknum disampaikan melalui saluran yang tepat agar bisa ditindaklanjuti secara internal.

“Jadi apalagi kalau Pak Maman ada permasalahan seperti itu, kasih tahu saya, jangan kasih tahu Anda (wartawan). Nanti saya beresin gitu. Nanti tolong kasih tahu dia ya,” sambungnya.

Menteri Maman sebelumnya telah menyoroti dampak serius dari masuknya barang ilegal ini. Menurutnya, praktik inilah yang turut menyulitkan produk UMKM lokal untuk bersaing di pasar dalam negeri.

“Kita tahu bahwa masih banyaknya oknum-oknum di Bea Cukai yang bermain. Saya sebut oknum ya, saya tidak sebut institusi, yang bermain. Akhirnya barang-barang selundupan atau pun barang-barang yang katanya ilegal tetapi disebut legal juga banyak masuk. Ini yang akhirnya membuat usaha mikro, kecil, menengah kita jadi nggak mampu bersaing,” ucap Maman.

Sebagai salah satu solusi, Maman mengusulkan strategi yang tak biasa. Ia mendorong pelaku UMKM untuk meniru model produk terkenal, mengikuti langkah yang dilakukan China.

“Ya udah kita dorong para pengrajin-pengrajin tas kita, membuat produk yang sama seperti produk-produk tas branded dalam hal ini, tas-tas China itu. Misalnya namanya apa tuh, Louis? Louis Vuitton. Ya gua sarankan kita buat barangnya sama kurang lebih, tapi namanya kita sebut Louis Vuttong,” jelas dia.

Topik
Komentar

Visited 5 times, 1 visit(s) today