Dilantik Jadi Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono Diminta Jaga Irama dengan Kemenkeu

Dilantik Jadi Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono Diminta Jaga Irama dengan Kemenkeu

Clara Medium.jpeg

Senin, 9 Februari 2026 – 19:42 WIB

Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono sebelum jalani fit and proper test di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026). (Foto: Inilah.com/Clara).

Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono sebelum jalani fit and proper test di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026). (Foto: Inilah.com/Clara).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Pelantikan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2026–2031 menjadi sinyal penguatan koordinasi otoritas fiskal dan moneter. Pemerintah berharap sinergi Kementerian Keuangan dan BI kian rapat, terutama di sektor pasar keuangan.

Harapan itu disampaikan usai pelantikan Thomas di Mahkamah Agung (MA), Jakarta, Senin (9/2/2026). Kesinambungan kebijakan dinilai penting agar stabilitas dan pendalaman pasar keuangan tetap terjaga.

“Tentu saja melanjutkan apa yang saya lakukan. Ya sinergi kan terus dilakukan yaa saya di Kemenkeu, pak Tommy di BI tentunya akan lebih erat,” ucap Wakil Menteri Keuangan Juda Agung.

Meski demikian, Juda menegaskan tak ada pesan khusus yang disampaikan kepada Thomas. Ia menilai BI telah memiliki sistem kerja dan pembagian tugas yang jelas.

“Enggak ada khusus di sana juga tertata apa yang harus dilakukan sudah ada semuanya,” jelas dia.

Thomas Djiwandono resmi mengemban jabatan Deputi Gubernur BI setelah dilantik di Gedung MA. Dalam sumpah jabatannya, ia menegaskan komitmen integritas dan independensi dalam menjalankan tugas.

“Saya berjanji bahwa saya untuk menjadi deputi gubernur Bank Indonesia langsung ataupun tidak langsung dengan nama dan dalih apapun, tidak memberikan atau menjanjikan untuk memberikan sesuatu kepada siapapun juga. Saya berjanji bahwa saya dalam melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatan ini tidak akan menerima langsung atau tidak langsung dari siapapun juga sesuatu janji atau pemberian dalam bentuk apapun,” kata Tommy, sapaan akrab Thomas Djiwandono.

“Saya berjanji bahwa saya akan melaksanakan tugas dan kewajiban deputi gubernur BI dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab. Saya berjanji bahwa saya akan setia terhadap negara konstitusi dan haluan negara,” imbuh putra mantan Gubernur BI, Sudrajad Djiwandono itu.

Thomas menggantikan Juda Agung yang mundur dari jabatan Deputi Gubernur BI pada 13 Januari 2026. Sebelumnya, ia lolos uji kelayakan dan kepatutan Komisi XI DPR pada Senin (26/1/2026), lalu disahkan dalam Rapat Paripurna DPR keesokan harinya yang dipimpin Wakil Ketua DPR Saan Mustopa.
 

Visited 6 times, 1 visit(s) today