Gagal ke Amerika Nonton Messi, Suporter Argentina Dapat Rezeki TV LED Gratis

Gagal ke Amerika Nonton Messi, Suporter Argentina Dapat Rezeki TV LED Gratis

Haris_Medium_dfc3c72d48.avif

Minggu, 14 Juni 2026 – 07:29 WIB

Gagal terbang ke AS akibat visa ditolak, puluhan suporter Timnas Argentina justru ketiban untung dapat hadiah televisi gratis dari perusahaan lokal Noblex. (Foto: BBC)

Gagal terbang ke AS akibat visa ditolak, puluhan suporter Timnas Argentina justru ketiban untung dapat hadiah televisi gratis dari perusahaan lokal Noblex. (Foto: BBC)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Kekecewaan puluhan suporter Tim Nasional Argentina yang gagal terbang ke Amerika Serikat untuk menonton Piala Dunia 2026 akibat penolakan visa akhirnya terbayar lunas. 

Alih-alih meratapi nasib tak bisa mendukung langsung Lionel Messi dan kawan-kawan, mereka justru ketiban durian runtuh dengan membawa pulang sebuah televisi baru secara cuma-cuma!

Melansir laporan Reuters pada Minggu (14/6), aksi unik dan nyeleneh ini diinisiasi oleh perusahaan konglomerat ternama di Argentina, Newsan. Melalui salah satu merek elektroniknya, Noblex, perusahaan tersebut membuat sebuah kampanye marketing yang tidak biasa.

Syarat Nyeleneh: Bukti Penolakan Visa AS

Pihak perusahaan berjanji akan membagikan televisi secara gratis bagi 100 orang pertama yang mengantre di depan kantor pusat mereka di Buenos Aires pada Rabu lalu. Namun, syarat utamanya sangat unik: para peserta antrean wajib menunjukkan dokumen resmi penolakan visa kunjungan ke Amerika Serikat yang diterbitkan sepanjang periode Januari hingga Juni tahun ini.

“Berikan kepada kami visa Anda yang ditolak dan bawalah pulang TV gratis.” — Demikian bunyi iklan kampanye tersebut di akun Instagram resmi perusahaan.

Salah satu suporter yang beruntung mendapatkan TV tersebut adalah Tomas Vageller, seorang pemain video game profesional berusia 24 tahun. Tomas mengaku berniat pergi ke Amerika Utara karena ingin menyaksikan langsung aksi sang idola di pengujung kariernya.

“Saya pergi untuk mengurus visa karena kami semua berpikir ini akan menjadi Piala Dunia terakhir Messi,” tutur Tomas. “Sangat menyedihkan saya tidak akan bisa melihatnya secara langsung, tapi ya… saya pulang dengan membawa hadiah TV.”

Atmosfer yang Berbeda Jelang Laga Perdana

Kampanye bagi-bagi TV ini seolah menjadi pelipur lara di tengah menurunnya “demam sepak bola” di Argentina menjelang Piala Dunia 2026. Euforia di negara pemilik tiga gelar juara dunia ini dinilai cenderung lebih sepi dan tak segila tahun 2022 lalu, yang saat itu dianggap sebagai kesempatan dan harapan terakhir Argentina untuk menjadi juara di bawah kepemimpinan Messi.

Terlepas dari meredanya atmosfer di dalam negeri, skuad asuhan Lionel Scaloni kini tengah bersiap penuh. Tim Tango dijadwalkan akan menantang wakil Afrika, Aljazair, pada laga perdana babak penyisihan Grup J pada Selasa (16/6) waktu setempat.

Laga pembuka ini sekaligus akan menjadi panggung sejarah bagi sang kapten, Lionel Messi, yang bersiap mengukir rekor fantastis dan super langka: bermain di enam edisi Piala Dunia yang berbeda.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 3 times, 3 visit(s) today