Apple Masuk Angin: iPhone Air Sepi Peminat, Produksi Dipangkas

Apple Masuk Angin: iPhone Air Sepi Peminat, Produksi Dipangkas

Ibnu Medium.jpeg

Selasa, 21 Oktober 2025 – 03:20 WIB

Apple iPhone Air. (Foto: CNN)

Apple iPhone Air. (Foto: CNN)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Apple dikabarkan memangkas produksi iPhone Air karena permintaan pasar yang lebih rendah dari ekspektasi perusahaan. Langkah ini berbanding terbalik dengan strategi Apple terhadap seri iPhone 17, yang justru mendapat peningkatan produksi besar-besaran.

Mengutip laporan The Elec via Gizmochina, Senin (13/10/2025), analis dari Mizuho Securities Jepang menyebut Apple menurunkan volume produksi iPhone Air di tengah melemahnya penjualan di pasar Barat, meskipun penjualan awalnya di China sempat melonjak.

Sementara itu, Apple meningkatkan total produksi gabungan iPhone 17, iPhone 17 Pro, dan iPhone 17 Pro Max menjadi sekitar 94 juta unit untuk awal 2026 — naik dari proyeksi sebelumnya sebesar 88 juta unit.

Harga Mahal, Spesifikasi ‘Tanggung’

Para analis menilai iPhone Air gagal menarik minat luas karena harga tinggi dan spesifikasi yang dianggap tanggung. Sebagian konsumen memilih iPhone 17 yang lebih terjangkau, atau iPhone 17 Pro dengan kamera dan fitur premium yang lebih lengkap.

“Apple tampaknya sedang menyesuaikan strategi produksinya secara cermat, bukan mundur. Mereka berupaya menyeimbangkan inovasi dengan realitas pasar,” tulis laporan itu.

Tren Ponsel Tipis Mulai Pudar

Fenomena menurunnya minat terhadap ponsel super tipis tidak hanya terjadi pada Apple. Rivalnya, Samsung, juga dikabarkan membatalkan Galaxy S26 Edge, menyusul performa penjualan yang kurang memuaskan dari Galaxy S25 Edge.

Tren ini menunjukkan bahwa desain ultra tipis yang sempat menjadi simbol kemewahan kini tidak lagi menjadi prioritas utama konsumen. Pengguna tampaknya lebih memilih perangkat yang menawarkan daya tahan baterai, performa kamera, dan fitur AI dibanding sekadar ketipisan bodi.

Topik
Komentar

Visited 4 times, 1 visit(s) today