Hadirkan 5 Instalasi Imersif, Pameran ‘Life is Pattern’ Resmi Dibuka di IDD PIK 2

Hadirkan 5 Instalasi Imersif, Pameran ‘Life is Pattern’ Resmi Dibuka di IDD PIK 2

Haris_Medium_dfc3c72d48.avif

Jumat, 19 Juni 2026 – 14:05 WIB

Pameran instalasi dan peluncuran buku bertajuk Life is Pattern di Townhall, Indonesia Design District (IDD), PIK 2, Tangerang, Banten, Jumat (19/6/2026). (Foto: Inilah.com/Harris)

Pameran instalasi dan peluncuran buku bertajuk Life is Pattern di Townhall, Indonesia Design District (IDD), PIK 2, Tangerang, Banten, Jumat (19/6/2026). (Foto: Inilah.com/Harris)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Industri arsitektur dan desain Indonesia kembali disuguhkan sebuah gelaran kolaboratif yang sarat makna. W_ secara resmi membuka rangkaian pameran instalasi dan peluncuran buku bertajuk Life is Pattern mulai 19–22 Juni 2026 di Townhall, Indonesia Design District (IDD), PIK 2, Tangerang, Banten.

Acara ini mengajak publik untuk melihat bagaimana pattern (pola) tidak hanya hadir sebagai elemen visual dalam desain dan arsitektur, tetapi juga sebagai bagian mendasar yang membentuk cara manusia berpikir, berkarya, hingga menjalani kehidupan sehari-hari.

Berpusat pada peluncuran buku Life is Pattern, pameran ini mendokumentasikan perjalanan Stepanus Wijaya, founder W_, dalam mengeksplorasi pola selama lebih dari 10 tahun.

Stepanus mengungkapkan Life is Pattern dipilih karena kesadarannya akan pola yang selalu melingkupi kehidupan manusia.

“Kalau ‘Life is a Pattern’, sebetulnya tentang pattern atau pola. Pattern itu kan selalu berulang. Sadar atau tidak, dalam semua hal, seperti fashion, desain, musik, atau apa pun, itu selalu berulang. Itu adalah pattern of life. Kita setiap hari pun pasti punya pola tersendiri. Setiap orang punya pattern, jadi manusia tidak bisa meninggalkan pola,” ujar Stepanus di lokasi pameran, Jumat (19/6/2026).

Menariknya, pameran ini juga kerap disebut sebagai Event Seperdelapan. Stepanus membeberkan makna emosional di balik penamaan tersebut yang berakar dari masa studinya terdahulu.

“Dari semester satu sampai semester tujuh, saya juga tidak yakin apakah saya ini benar-benar seorang arsitek. Pas semester delapan, saya baru menemukan kliknya, baru menemukan cara berpikir desain secara arsitektur itu seperti apa. Jadi, nama event-nya Seperdelapan. Singkatnya seperti itu,” paparnya.

Tidak hanya hadir dalam bentuk literatur, gagasan-gagasan dalam buku tersebut langsung diterjemahkan ke dalam lima instalasi arsitektur imersif yang dirancang secara khusus oleh lima arsitek Indonesia yang memiliki pendekatan desain berbeda. Mereka adalah Adi Purnomo (Mamo Studio), Reza Wahyudi (Bobos Design), Paulus Setyabudi, Nelson Tugiyanto Liaw (Nelson Architect), dan Antonius Richard (RAD+ar Architect).

Stepanus menjelaskan pameran ini merupakan perayaan nyata dari proses bertukar ide yang sebelumnya ia rekam lewat lembaran buku.

“WBook itu adalah salah satu cerita kolaborasi saya dengan lima arsitek yang dituangkan dalam bentuk tulisan atau buku. Event Seperdelapan ini seperti perayaan kolaborasinya. Tetap berkolaborasi dengan lima arsitek tersebut, tetapi kali ini bukan dalam bentuk buku, melainkan dalam bentuk karya yang bisa dinikmati di dalam sini,” tambahnya.

Setiap instalasi menjadi representasi dari cara berpikir dan pendekatan desain yang berbeda, sekaligus menghadirkan pengalaman ruang yang memungkinkan pengunjung merasakan interpretasi unik terhadap tema Life is Pattern.

Acara ini juga menjadi ajang showcase bagi Lightone, material inovatif yang dikembangkan oleh W_. Terbuat dari material hasil daur ulang, Lightone dirancang untuk menjawab kebutuhan arsitek dan desainer akan material yang fleksibel, cepat diproduksi, serta mampu dikustomisasi dalam berbagai bentuk, pola, dan tekstur.

Dengan dukungan teknologi digital fabrication dan CNC machining, material ini membuka kemungkinan baru dalam menciptakan elemen desain yang lebih ekspresif sekaligus berkelanjutan.
 

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 2 times, 2 visit(s) today