Thalita Ramadhani Wiryawan bermain melawan Sim Yu-jin saat Indonesia melawan Korea Selatan dalam semifinal kejuaraan Piala Uber di Forum Horsens, Denmark, Sabtu (2/5/2026). Thalita menang 21-19, 21-19. (Foto: PBSI)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Kiprah tim bulu tangkis putri Indonesia di Piala Uber 2026 terhenti di babak semifinal. Putri Kusuma Wardani dan kawan-kawan takluk 1-3 dari Korea Selatan pada laga yang berlangsung di Forum Horsens, Denmark, Sabtu (2/5/2026).
Meski gagal mengulang kemenangan saat semifinal Chengdu 2024, hasil ini tetap memberi catatan manis. Tim yang didominasi atlet muda ini dipastikan berdiri di podium dan mengalungkan medali perunggu pada hari penutupan turnamen.
Kemenangan Korea Selatan memastikan mereka berhadapan dengan juara bertahan China di partai puncak. Pada semifinal lainnya, China menumbangkan Jepang dengan skor telak 3-0.
Final Minggu nanti menjadi pertemuan ke-10 antara China dan Korea Selatan di laga puncak Piala Uber. Pertemuan terakhir mereka di final terjadi pada Bangkok 2022, ketika Korea Selatan keluar sebagai juara dengan skor 3-2.
Putri Tak Berdaya Hadapi An Se-young
Faktor pembeda dari semifinal dua tahun lalu adalah kehadiran An Se-young. Tunggal nomor satu dunia itu absen di Chengdu 2024 karena cedera, tetapi kali ini tampil prima sebagai tunggal pertama Korea Selatan.
An menjalankan tugasnya dengan sempurna. Pebulu tangkis asal Negeri Ginseng itu menundukkan Putri 21-19, 21-5 untuk membuka keunggulan timnya.
Catatan ini membuat An belum terkalahkan dalam lima pertandingan Korea Selatan sejak fase grup. Bagi Putri, ini adalah kekalahan ke-10 dari 10 pertemuan melawan An.
Putri sebenarnya tampil kompetitif di gim pertama. Namun, atlet peringkat enam dunia itu kerap melakukan kesalahan mudah, termasuk servis pendek yang jatuh di luar lapangan.
“Di gim pertama cukup puas dengan penampilan saya karena saya bisa mengimbangi permainan An. Dia tidak terlalu menyerang, hanya bola atasnya memang lebih menekan. Cukup disayangkan, di akhir saya kurang tahan,” tutur Putri.
Kondisi makin sulit ketika An mempercepat tempo di gim kedua. “Dia pun membaca pola permainan saya dengan baik sejak bola pertama. Saya melupakan yang terjadi di gim pertama dan fokus ke gim kedua, tapi memang permainan dia cukup menyulitkan,” tambah pebulu tangkis berusia 23 tahun itu.
Drama 133 Pukulan di Partai Ganda
Indonesia berharap pada formasi lama Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi yang diturunkan sebagai ganda pertama. Pasangan ini sempat menumbangkan duo peringkat tiga dunia Lee So-hee/Baek Ha-na di Kejuaraan Dunia 2025.
Sayangnya, kemenangan tersebut tidak terulang. Febriana/Amallia kalah 16-21, 21-19, 15-21 setelah bertarung selama 1 jam 28 menit.
Pertarungan poin kerap berlangsung dramatis. Salah satu reli paling sengit terjadi di gim kedua dengan 133 pukulan beruntun.
“Kami dan lawan sama-sama susah dapat poin. Maksudnya banyak terjadi reli, jadi sebenarnya pola yang diterapkan sudah benar. Tetapi, pada beberapa poin, fokus kami turun hingga pengembalian bolanya salah. Adapun pada akhir gim ketiga, mereka mempercepat permainan yang membuat kami terus tertekan,” tutur Febriana.
Kejutan Manis dari Thalita
Apresiasi khusus layak diberikan kepada Thalita Ramadhani Wiryawan. Atlet berusia 18 tahun itu tampil sebagai tunggal kedua dan menyumbang satu-satunya poin Indonesia.
Thalita menumbangkan pemain berpengalaman Sim Yu-jin dengan skor 21-19, 21-19. Padahal, ini adalah penampilan perdana Thalita di ajang Piala Uber.
“Meskipun tadi tim sudah ketinggalan, saya mau coba main dulu saja, mengeluarkan yang saya punya. Pelatih juga mengingatkan untuk nothing to lose. Rasa gugup pasti ada, tapi saya mencoba mengatur napas dan berteriak menyemangati diri sendiri. Alhamdulillah bisa menang,” tutur Thalita.
Sebelum partai semifinal, Thalita sudah dipercaya tampil di dua laga penyisihan grup melawan Kanada dan Australia. Pemilik empat gelar international challenge/series 2025 itu selalu memenangkan pertandingannya.
Kemenangan Thalita sempat memberi harapan agar laga berlanjut hingga partai kelima. Namun, ganda Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum tak mampu melewati hadangan Jeong Na-eun/Kim Hye-jeong dengan skor 16-21, 18-21.
Hasil Semifinal Piala Uber Indonesia vs Korea Selatan
- Putri Kusuma Wardani vs An Se-young 19-21, 5-21 (0-1)
- Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi vs Baek Ha-na/Lee So-hee 16-21, 21-19, 15-21 (0-2)
- Thalita Ramadhani Wiryawan vs Sim Yu-jin 21-19, 21-19 (1-2)
- Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum vs Jeong Na-eun/Kim Hye-jeong 16-21, 18-21 (1-3)
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.











