Jangan Remehkan Pangsa Pasar Baju Muslim, Mendag Budi Sebut UMKM Raup Rp123 Miliar di JMFW

Jangan Remehkan Pangsa Pasar Baju Muslim, Mendag Budi Sebut UMKM Raup Rp123 Miliar di JMFW

Iwan Medium.jpeg

Minggu, 9 November 2025 – 22:40 WIB

Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso mengunjungi booth UMKM di gelaran Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2026 di Jakarta, Minggu (9/11/2025). (Foto: ANTARA/Aji Cakti).

Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso mengunjungi booth UMKM di gelaran Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2026 di Jakarta, Minggu (9/11/2025). (Foto: ANTARA/Aji Cakti).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengungkapkan transaksi UMKM di Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) hingga Minggu (9/11/2025), pukul 14:48 WIB, mencapai 7,41 juta dolar AS. Kurs Rp16.600/dolar AS, angka itu setara Rp123 miliar.

“Sebagai informasi, terdapat transaksi UMKM senilai 7,41 juta dolar AS,” ujar Mendag Budi dalam seremoni penutupan JMFW di Jakarta, Minggu (9/11/2025).

Dirinya menyampaikan , Kementerian Perdagangan (Kemendag) ingin JMFW ini melibatkan semua pelaku usaha mulai dari yang besar, menengah, sampai kecil.
“Termasuk juga ekspor, karena kita ingin menggalakkan ekspor fesyen kita itu bagaimana ekspor itu tidak hanya dilakukan oleh yang besar, tetapi juga dilakukan oleh yang kecil, oleh UMKM kita,” kata Mendag Budi.

Di mana, Kemendag bersama Indonesian Fashion Chamber (IFC) siap menyelenggarakan Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2026 pada 6–9 November 2025.

Mendag Budi mengatakan, JMFW 2026 bukan sekadar peragaan fesyen melainkan wadah bagi para pelaku industri modest fashion untuk berinovasi, berkolaborasi, serta memperluas jaringan bisnis ke pasar global.

Selain itu, JMFW juga memperkenalkan keindahan wastra dan tren lokal Indonesia sebagai inspirasi global serta membuka peluang bagi desainer muda dan UMKM untuk naik kelas.

Dia mengatakan, JMFW bukan hanya ajang peragaan busana melainkan platform perdagangan dan kolaborasi yang mempertemukan desainer, UMKM, buyer, dan pelaku industri pendukung.

Melalui JMFW, Kementerian Perdagangan ingin menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya kaya akan kreativitas, tapi juga siap bersaing secara global lewat produk modest fashion yang bernilai tambah.

Mengusung tema “Essential Lab: Crafting the Future of Modest Fashion for Every Lifestyle”, JMFW 2026 mengangkat semangat inovasi dan kolaborasi dalam industri modest fashion Indonesia.

Kata Mndag Budi, ‘essential lab’ harus dimaknai sebagai laboratorium ide atau wadah bagi desainer, pelaku UMKM, dan industri pendukung untuk bereksperimen, berkolaborasi, serta melahirkan karya-karya yang relevan dengan gaya hidup modern dengan menambahkan unsur akar budaya Indonesia yang memberi nilai tambah.

Topik
Komentar

Visited 3 times, 1 visit(s) today