Perasaan Naomi Osaka campur aduk usai berhasil mengalahkan Coco Gauff pada babak keempat US Open di Stadion Arthur Ashe, Selasa (2/9) WIB.
Osaka menang telak 6-3, 6-1 hanya dalam waktu 64 menit atas Gauff untuk melaju ke perempat final. Ini adalah perempat final besar pertama Osaka sejak menjuarai Australian Open 2021.
“Maksud saya, saya agak sensitif, saya tidak ingin menangis,” kata Osaka setelah pertandingan.
“Sejujurnya, saya sangat bersenang-senang di sini. Ini lapangan favorit saya di dunia, dan sangat berarti bisa kembali ke sini,” ujar Osaka.
Banyak yang membicarakan keberhasilan tersebut pelatih baru Osaka, Tomasz Wiktorowski, yang merupakan mantan pelatih Iga Swiatek. Namun, perbedaan antara Osaka 2024 dan edisi tahun ini terletak pada kebugaran tubuh, dan kepercayaan diri yang ia bawa.
“Saya pikir secara fisik, di dalam pikiran saya, saya tahu bahwa saya mampu melakukan banyak reli, jadi saya tidak bermain berlebihan,” kata Osaka.
“Saya merasa cukup nyaman untuk menunggu. Memang, saya bukan pemain bertahan, jadi saya tidak mencoba bergerak dari satu sisi ke sisi lain, tetapi lebih seperti kepercayaan diri yang diam-diam karena memahami bahwa saya tidak perlu selalu mencetak angka kemenangan.”
Bagaimana Osaka Mengalahkan Gauff
Kesabaran Osaka berbuah manis. Ia memenangi 16 dari 24 reli. Ia juga mengonversi keempat break point yang ia peroleh. Sementara, Gauff terus-menerus kesulitan dengan permainan forehand dan servisnya.
Ada lima kesalahan ganda, tetapi forehand yang menjadi masalah utama. Gauff melakukan 20 kesalahan sendiri di sisi itu. Bahkan di awal, forehand Gauff kurang akurat — ada lima kesalahan — dan Osaka mematahkan servisnya dan kemudian memimpin 2-0.
Osaka selanjutnya akan berhadapan dengan Karolina Muchova, yang mengalahkan Marta Kostyuk dalam tiga set.
Setelah absen sepanjang musim 2023 karena cuti hamil, juara Grand Slam empat kali itu mengungkapkan bahwa titik baliknya terjadi pada bulan lalu di Montreal.
Saat itu Osaka bangkit dari ketertinggalan satu set, menyelamatkan dua match point, untuk mengalahkan unggulan ke-13 Liudmila Samsonova dalam pertandingan yang berlangsung lebih dari dua setengah jam.
“Saya benar-benar frustrasi untuk waktu yang lama, karena saya merasa bermain dengan baik, tetapi ada sesuatu yang saya tidak tahu apakah saya kurang atau hanya masalah mentalitas,” ujar Osaka.
“Lalu saya melawan Samsonova, dan saya tidak menyerah sampai poin terakhir. Saya rasa sejak saat itu saya hanya berusaha menjadi petarung terhebat yang saya bisa.”













