Panas! Maduro Ancam Lawan jika AS Menyerang

Panas! Maduro Ancam Lawan jika AS Menyerang


Presiden Venezuela Nicolas Maduro tak main-main. Ia menegaskan negaranya siap melancarkan ‘perjuangan bersenjata’ jika diserang oleh Amerika Serikat (AS). Peringatan ini dilontarkan Maduro, Jumat (5/9/2025), setelah Donald Trump, yang saat ini kembali menjadi Presiden AS, mengancam akan menembak jatuh jet-jet tempur Venezuela.

“Saat ini, kami masih berjuang tanpa senjata,” ujar Maduro. “Namun, setiap serangan akan memicu perlawanan dari seluruh rakyat melawan agresi, baik lokal, regional, maupun nasional.”

Ancaman itu muncul setelah dua jet F-16 Venezuela bermanuver di atas kapal perang AS. Kapal itu sendiri dikerahkan ke kawasan tersebut untuk memerangi geng kriminal dan apa yang disebut AS sebagai ‘terorisme narkoba’.

Trump menyebut tindakan Venezuela ‘berbahaya’. Adapun Departemen Pertahanan AS, yang kini bernama Departemen Perang, melabelinya ‘sangat provokatif’.

Menanggapi ketegangan yang meningkat, Maduro meminta Trump untuk ‘menghentikan rencana perubahan rezim secara paksa di Venezuela, seluruh Amerika Latin, dan Karibia’. Ia juga menyerukan agar AS ‘menghormati kedaulatan, hak atas perdamaian, dan kemerdekaan negara kami.’

Meskipun demikian, Maduro menegaskan Venezuela selalu terbuka untuk berdialog dengan AS.

Dari sisi lain, Menteri Luar Negeri Venezuela Yvan Gil menyebut pengerahan pesawat AS —termasuk 10 jet tempur F-35 ke pangkalan udara di Puerto Riko— sebagai ancaman nyata bagi pemerintahan Maduro.

Gil menuding Menlu AS Marco Rubio membenarkan pengerahan itu dengan dalih mengejar penyelundup narkoba, yang ia sebut sebagai ‘kebohongan terbesar’.

Ketegangan antara AS dan Venezuela ini bukanlah hal baru. Konflik politik dan ekonomi telah mewarnai hubungan kedua negara selama bertahun-tahun, dengan AS sering kali menuding pemerintahan Maduro otoriter dan terlibat dalam kejahatan narkoba.
 

Visited 1 times, 1 visit(s) today