Pep Guardiola Lepas Tangan, Man City Dilarang Cari ‘Copy-Paste’!

Pep Guardiola Lepas Tangan, Man City Dilarang Cari ‘Copy-Paste’!

Ibnu Medium.jpeg

Minggu, 24 Mei 2026 – 17:45 WIB

Pep Guardiola, Manajer/Pelatih Kepala Manchester City, bersama trofi Piala FA Emirates selama pertandingan Final Piala FA Emirates antara Chelsea dan Manchester City di Stadion Wembley pada 16 Mei 2026 di London, Inggris. (Foto: Catherine Ivill - AMA/Getty Images)

Pep Guardiola, Manajer/Pelatih Kepala Manchester City, bersama trofi Piala FA Emirates selama pertandingan Final Piala FA Emirates antara Chelsea dan Manchester City di Stadion Wembley pada 16 Mei 2026 di London, Inggris. (Foto: Catherine Ivill – AMA/Getty Images)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Manajer legendaris Manchester City, Pep Guardiola, menegaskan bahwa dirinya tidak akan ikut campur apalagi memberikan saran kepada manajemen klub terkait siapa sosok yang pantas menjadi penerusnya. 

Juru taktik asal Spanyol itu resmi mengakhiri sedekade masa baktinya di Etihad Stadium seusai laga pamungkas melawan Aston Villa, Minggu (24/5).

Mantan bos Chelsea sekaligus eks asisten Guardiola di City, Enzo Maresca, santer dikabarkan menjadi kandidat terkuat untuk mengisi kursi panas tersebut. 

Meski demikian, Guardiola mengaku tidak berharap dimintai pendapat dan merasa tak perlu terlibat dalam proses pencarian nakhoda baru The Citizens.

Tolak Konsep “Copy Paste” dalam Melatih

Guardiola memiliki alasan kuat mengapa ia menolak memberikan intervensi. Menurutnya, setiap pelatih memiliki pendekatan yang berbeda dan tidak bisa sekadar meniru kesuksesan pendahulunya.

“Pekerjaan semacam ini tidak bisa dilakukan dengan konsep copy and paste,” tegas Guardiola.

“Anda harus unik, natural, dan menjadi diri sendiri. Manajer baru nanti pun harus menjadi dirinya sendiri. Saat seseorang mulai meniru orang lain… itu tidak akan berhasil. Setiap orang adalah dirinya sendiri. Memang harus seperti itu, dan itulah mengapa semuanya akan berjalan baik-baik saja,” tambahnya.

Kepercayaan Penuh Hadapi 115 Dakwaan Premier League

Di tengah transisi pergantian pelatih, langkah Manchester City juga masih dibayangi oleh ancaman hukuman dari Premier League terkait 115 dakwaan dugaan pelanggaran finansial yang dilayangkan sejak Februari 2023 lalu.

Meski akan segera angkat koper dari Manchester, Guardiola tetap setia pasang badan. Pria berusia 55 tahun itu meyakini bahwa mantan klubnya tidak bersalah dan pada akhirnya akan terbebas dari segala tuduhan.

“Karena saya memercayai mereka!” seru Guardiola. “Saya telah berbicara dengan mereka dan saya sangat percaya pada cara mereka bersikap serta apa yang telah mereka lakukan. Jadi, apa pun yang terjadi, pasti akan ada resolusinya. Saya percaya pada mereka.”

Putuskan Cuti Panjang dari Sepak Bola

Sebagai salah satu manajer paling bergelimang trofi dalam sejarah sepak bola, nama Guardiola tentu langsung dikaitkan dengan berbagai tawaran prestisius, termasuk rumor menangani Timnas Inggris di masa depan. Namun, ia mengisyaratkan akan mengambil cuti panjang (sabatikal) dari dunia kulit bundar.

Alih-alih mencari pelabuhan baru, Guardiola hanya ingin membayar utang waktu kepada keluarganya.

“Saya tidak punya rencana mutlak tentang masa depan, kecuali beristirahat dan menebus waktu yang hilang bersama anak-anak saya saat mereka tumbuh dewasa, serta melakukan banyak hal yang belum sempat saya kerjakan,” jelasnya.

“Jadi, saya sama sekali tidak memikirkan hal-hal yang berkaitan dengan sepak bola untuk beberapa tahun ke depan. Saya perlu istirahat dan merenung. Setelah itu, baru kita lihat apa yang akan terjadi. Tidak ada rencana khusus, hanya beristirahat dan melakukan hal-hal bodoh yang ingin saya lakukan di masa lalu,” tutup Guardiola.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 6 times, 1 visit(s) today