Selain Palestina, Prabowo Juga Diminta Perjuangkan Keadilan bagi Negara Selatan di Sidang Umum PBB

Selain Palestina, Prabowo Juga Diminta Perjuangkan Keadilan bagi Negara Selatan di Sidang Umum PBB

Reza Medium.jpeg

Minggu, 21 September 2025 – 17:54 WIB

Presiden RI Prabowo Subianto saat bertolak dari Osaka, Jepang menuju New York, Amerika Serikat, Sabtu (20/9/2025). (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden/ Laily Rachev)

Presiden RI Prabowo Subianto saat bertolak dari Osaka, Jepang menuju New York, Amerika Serikat, Sabtu (20/9/2025). (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden/ Laily Rachev)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Presiden RI Prabowo Subianto akan menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat (AS). Bukan cuma isu kemerdekaan Palestina, Prabowo juga diminta memperjuangkan keadilan bagi negara-negara selatan.

Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto berharap kesempatan ini dimanfaatkan Prabowo untuk unjuk gigi soal kepemimpinan Indonesia di tingkat global.

“Kita adalah kekuatan moderat yang bisa mendorong solusi ideal berupa pengakuan kedaulatan penuh Palestina, sesuai prinsip two-state solution. Bapak Presiden bisa memanfaatkan keberhasilan Indonesia dalam memimpin ASEAN sebagai contoh,” kata Anton kepada wartawan, Minggu (21/9/2025).

Anton juga menyoroti lambannya respons PBB, IMF hingga Bank Dunia jika menyangkut kebutuhan negara selatan. Indonesia, kata dia, harus bisa tampil sebagai kekuatan baru yang memimpin solidaritas negara-negara Selatan.

“Kita bisa menginspirasi negara lain dalam memperjuangkan keadilan, keseimbangan, dan kemandirian ekonomi global. Misalnya, kita bersama-sama dengan negara-negara Selatan mendesak agar PBB, IMF, dan Bank Dunia supaya lebih responsif dan adil terhadap kebutuhan negara-negara Selatan,” ujar Anton.

Anton menilai kehadiran Prabowo sebagai wujud prinsip politik luar negeri bebas aktif. Ia meyakini pidato Presiden Prabowo di Sidang Umum PBB akan mempertegas posisi Indonesia dan menjembatani negara maju dan berkembang.

“Pidato Presiden adalah wujud nyata dari prinsip politik luar negeri bebas aktif. Tujuannya tidak hanya menjaga kepentingan nasional, tetapi juga menunjukkan komitmen Indonesia kepada dunia. Saya yakin isi Pidato Presiden nanti akan dapat mempertegas posisi strategis Indonesia sebagai jembatan antara negara maju dan berkembang,” ungkapnya.

Asal tahu saja,  kehadiran Prabowo di Sidang Umum PBB bakal menjadi kali pertama Presiden RI menghadiri forum tersebut dalam 10 tahun terakhir. Sebelumnya, Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) tidak pernah menghadiri Sidang Umum PBB secara langsung.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menjelaskan tema sidang umum PBB kali ini memperbarui kembali semangat multilateralisme terkini. Prabowo akan pidato di sidang umum PBB. Prabowo dijadwalkan berbicara di urutan ketiga setelah Presiden Brasil dan Amerika Serikat.
 

Topik
Komentar

Visited 3 times, 1 visit(s) today