Jannik Sinner sukses menjuarai Madrid Open 2026 sekaligus mencetak rekor 5 gelar Masters 1000 beruntun. (Foto: ATP)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Petenis peringkat satu dunia Jannik Sinner baru saja menegaskan dominasinya dengan menjuarai Madrid Open setelah menggilas Alexander Zverev 6-1, 6-2 di partai final, Minggu (4/5).
Kemenangan di tanah Spanyol itu bukan sekadar trofi biasa. Sinner resmi mencetak sejarah dengan meraih lima gelar ATP Masters 1000 secara berturut-turut—sebuah pencapaian fenomenal yang melampaui rekor beruntun milik dua legenda besar, Novak Djokovic dan Rafael Nadal.
Dominasi Tanpa Celah
Sebelum menguasai Madrid, petenis berusia 24 tahun ini sudah lebih dulu menyapu bersih gelar di Paris (2025), Indian Wells, Miami, dan Monte-Carlo (2026).
Zverev, sang rival di final, bahkan mengakui adanya “jarak” kualitas yang nyata antara Sinner dan pemain lainnya saat ini.”Dia belum terkalahkan di level Masters 1000 selama hampir sembilan bulan. Kita harus mengakui, Sinner ada di level yang berbeda,” puji Zverev.
Meski dipuja, Sinner tetap membumi. “Aku tidak bisa membandingkan diriku dengan Rafa, Roger, atau Novak. Apa yang mereka lakukan selama belasan tahun sangat mengesankan,” ujarnya merendah.
Misi Besar di Roma: Mengejar ‘Golden Masters’
Pekan ini, panggung beralih ke Italian Open di Roma. Bermain di rumah sendiri, Sinner mengusung misi yang jauh lebih besar daripada sekadar trofi keenam: Career Golden Masters.
Ini adalah status langka bagi petenis yang mampu menjuarai seluruh (sembilan) turnamen aktif ATP Masters 1000.
Sejauh ini, hanya Novak Djokovic yang mampu melakukannya. Dengan performanya yang sedang “on fire” dan absennya Carlos Alcaraz karena cedera, peluang Sinner terbuka lebar untuk menghapus dahaga gelar publik Italia yang telah menunggu sejak 1976.
Dua ‘Kerikil’ Penghalang
Namun, jalan menuju sejarah tidak akan mudah. Ada dua nama yang patut diwaspadai Sinner di Foro Italico nanti:
Jakub Mensik: Si “pembunuh raksasa” asal Ceko. Ia adalah satu-satunya pemain unggulan yang punya catatan kemenangan atas Sinner tahun ini (di Doha Open) dan belum berhasil dibalas oleh Sinner.
Daniil Medvedev: Meski Sinner unggul head-to-head 9-7, Medvedev selalu punya cara untuk menyulitkan Sinner dengan pertahanan alotnya.
Akankah Sinner berhasil menyempurnakan statusnya sebagai raja baru tenis dunia di hadapan pendukungnya sendiri? Ataukah Roma akan menghadirkan kejutan baru? Yang jelas, saat ini semua mata tertuju pada satu nama: Jannik Sinner.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.











