Gagal Pertahankan Gelar, Indonesia Takluk dari China di Final Piala Suhandinata 2025

Gagal Pertahankan Gelar, Indonesia Takluk dari China di Final Piala Suhandinata 2025

Ibnu Medium.jpeg

Sabtu, 11 Oktober 2025 – 18:33 WIB

Para pebulu tangkis Indonesia yang tampil di Kejuaraan Dunia Junior 2025 atau BWF World Junior Championships 2025 yang digelar di Guwahati, India, pada 6–19 Oktober 2025. (Foot: PBSI)

Para pebulu tangkis Indonesia yang tampil di Kejuaraan Dunia Junior 2025 atau BWF World Junior Championships 2025 yang digelar di Guwahati, India, pada 6–19 Oktober 2025. (Foot: PBSI)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Tim bulu tangkis junior Indonesia harus merelakan trofi Piala Suhandinata 2025 kembali ke tangan China setelah kalah 0-2 (30-45, 44-45) pada partai final Kejuaraan Dunia Junior Beregu Campuran (BWF World Junior Mixed Team Championships) di National Centre of Excellence, India, Sabtu (11/10/2025).

Datang sebagai juara bertahan, tim Garuda Muda tampil penuh semangat untuk mempertahankan gelar. Namun, mereka harus mengakui keunggulan tim China yang menurunkan tiga pasangan juara Asia Junior 2025 di sektor ganda.

Pada partai pertama, Riska Anggraini/Rinjani Kwinnara Nastine menghadapi unggulan Cao Zi Han/Chen Fan Shu Tian di sektor ganda putri. Meski sempat menyamakan skor 5-5 dan menahan tiga match point, pasangan Indonesia kalah tipis 8-9.

Partai kedua mempertemukan Ikhsan Lintang Pramudya/Rinjani Kwinnara Nastine melawan Chen Jun Ting/Cao Zi Han di nomor ganda campuran. Pertarungan berlangsung ketat hingga 13-13, sebelum China menutup laga 18-15.

China semakin memperlebar jarak lewat tunggal putri Liu Si Ya yang menundukkan Thalita Ramadhani Wiryawan 27-20. Sementara tunggal putra Moh Zaki Ubaidillah gagal mengimbangi permainan Liu Yang Ming Yu.
Partai terakhir di set pertama pun berakhir dengan kekalahan Raihan Daffa Edsel Pramono/Alexius Ongkytama Subagio dari Chen Jun Ting/Liu Jun Rong 30-45.

Memasuki set kedua, semangat tim Indonesia belum padam. Riska/Rinjani membuka asa lewat kemenangan 9-5, dan Lintang/Rinjani sempat unggul 13-8 sebelum akhirnya takluk 14-18.
Thalita kembali dipaksa menyerah 23-27, sementara Zaki yang sempat menyamakan 29-29, harus mengakui keunggulan lawan 32-36.

Partai terakhir menjadi penentu. Ganda putra Muhammad Rizki Mubarrok/Raihan Daffa Edsel Pramono tampil gigih dan hampir memaksa rubber set, tetapi kalah tipis 44-45 dari Chen Jun Ting/Liu Jun Rong.

Dengan hasil ini, Indonesia gagal mempertahankan gelar Piala Suhandinata yang diraih pada edisi 2024. Sementara China menegaskan dominasi mereka di level junior dengan performa stabil di seluruh sektor.

Topik
Komentar

Visited 4 times, 1 visit(s) today