Ketua Umum PBSI Fadil Imran saat Munas PBSI di Surabaya, Jatim, Sabtu (10/8/2024). (Foto: PBSI)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) terus berbenah. Organisasi pimpinan Fadil Imran itu menggelar rapat analisa dan evaluasi kinerja Pengurus Pusat masa bakti 2024-2028 di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (29/10/2025).
Rapat dibuka oleh Sekjen PP PBSI, Ricky Soebagdja, dan dilanjutkan dengan sambutan Ketua Umum PP PBSI Fadil Imran. Ia hadir didampingi jajaran wakil ketua, yakni Taufik Hidayat (Wakil Ketua I), K.P.H. Yudonegoro (Wakil Ketua II), dan Armand Darmadji (Wakil Ketua III).
Dalam arahannya, Fadil menegaskan pentingnya rapat evaluasi ini sebagai bagian dari fase transformasi besar PBSI.
“Transformasi yang kita bangun adalah menciptakan sistem juara yang berjalan terus menerus. Untuk itu, kita harus membangun sistem yang kredibel dan terukur, serta memastikan pengambilan keputusan berbasis data,” ujar Fadil, Kamis (30/10/2025).
Ia menjelaskan, kualitas pembinaan ke depan harus didukung oleh pendekatan berbasis bukti dan indikator kemajuan yang jelas, termasuk dari tim pendukung seperti dokter gizi, fisioterapis, pelatih fisik, dan bidang lain yang harus saling terintegrasi.
Fadil juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antarpengurus agar PBSI mampu memenuhi ekspektasi publik terhadap prestasi bulu tangkis Indonesia.
“Untuk itu para pengurus harus bekerja dengan serius, disiplin dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata dia.
Adapun dalam rapat tersebut juga diisi dengan pemaparan laporan kerja dari Komite Etik, Audit Internal, Sekretariat Jenderal, dan Bendahara.
Selanjutnya, laporan kerja disampaikan oleh masing-masing Kepala Bidang (Kabid) terkait pencapaian, tantangan, dan peluang perbaikan di masa mendatang.
Sebagai tindak lanjut, PBSI akan menjadikan rapat analisa dan evaluasi menyeluruh ini sebagai agenda rutin setiap tiga bulan sekali guna memastikan proses transformasi berjalan konsisten.











