Pelatih PSM Curhat tak Fokus Lawan Persija: Gaji Terlambat sampai Staf tak Bisa Makan

Pelatih PSM Curhat tak Fokus Lawan Persija: Gaji Terlambat sampai Staf tak Bisa Makan

Nebby Medium.jpeg

Minggu, 21 September 2025 – 05:35 WIB

Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares (tengah), menjawab pertanyaan pewarta pada jumpa pers sebelum pertandingan BRI Super League melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, Sabtu (20/9/2025). (Foto: Antara).

Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares (tengah), menjawab pertanyaan pewarta pada jumpa pers sebelum pertandingan BRI Super League melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, Sabtu (20/9/2025). (Foto: Antara).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, secara terbuka mengungkapkan keluhan terkait kondisi non-teknis yang dihadapi timnya menjelang laga melawan Persija Jakarta dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Minggu (21/9).

Dalam sesi konferensi pers pra-pertandingan, Sabtu (20/9), Tavares mengungkapkan bahwa para pemain dan staf tim mengalami kesulitan akibat keterlambatan pembayaran gaji dan bonus, yang disebutnya telah berlangsung hingga lima bulan.

“Saya punya staf yang pekan lalu tidak bisa makan malam karena tidak memiliki uang. Saya sendiri juga hampir lima bulan tidak menerima gaji. Hal ini membuat fokus 200 persen pada sepak bola menjadi sangat sulit,” ujar Tavares.

Pelatih asal Portugal itu menegaskan bahwa situasi finansial yang dialami timnya bukanlah alasan atas hasil buruk PSM sejauh ini, namun mengaku frustrasi karena masalah serupa terus berulang sejak musim pertamanya bersama Juku Eja.

“Ini bukan alasan tentang hasil karena saya profesional. Tapi kondisi seperti ini tidak bisa terjadi di sepak bola profesional,” tegasnya.

Selain keterlambatan gaji, Tavares juga menyoroti sejumlah kendala lain yang memengaruhi persiapan tim musim ini, seperti absennya turnamen pramusim, keterlambatan kedatangan pemain, dan sanksi larangan transfer dari FIFA.

“Kami seperti melakukan pramusim di tengah kompetisi. Banyak pemain baru, ada yang pulih dari cedera, ada yang baru kembali dari tugas militer. Situasinya tidak ideal,”jelasnya.

Meski dihadapkan pada berbagai tantangan, Tavares menegaskan komitmennya untuk tetap bersama PSM dan meminta dukungan penuh dari suporter.

“Saya senang karena tahu bahwa besok, suporter akan datang. Karena kita perlu bersama pada masa-masa sulit. Karena saat kita menang, sangat mudah. Tapi ketika kita kalah. Ketika kita melewati kesulitan seperti ini. Kita perlu bersama-sama,” ucap arsitek tim asal Portugal itu.

PSM saat ini berada di dasar klasemen sementara setelah menjalani empat pertandingan dengan hasil tiga kali imbang dan satu kali kalah. Meski demikian, Tavares masih optimistis menatap sisa musim.

“Itu benar. Empat pertandingan, tiga poin. Tapi kami masih memiliki 30 pertandingan, jadi artinya kami (masih) bisa mendapatkan 90 poin,” pungkas dia.

Topik
Komentar

Visited 1 times, 1 visit(s) today